by

Ngaji Bareng: Melihat Perdikan Cahyana. Pusat Penyebaran Islam di Purbalingga

-Budaya, Update-dibaca 13.43Rb kali | Dibagikan 12 Kali

Perdikan Cahyana merupakan pusat penyebaran Agama Islam yang sudah eksis dan diakui oleh Demak, Kesultanan Islam pertama di Pulau Jawa. Jauh sebelum era Wali Sanga.

Baca Juga: Dindikbud Purbalingga Prihatin Benda Cagar Budaya Rawan Dicuri

Sultan pertama Demak, Raden Patah memberikan ‘Serat Kekancingan’ yang mengakui Cahyana sebagai daerah perdikan bebas pajak dan diteruskan oleh Kasultanan Pajang, Mataram sampai Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta

Baca Juga: Tadarus. Ini yang Dilakukan Pramuka Purbalingga Menunggu Beduk Magrib

Raden Patah diceritakan memberikan Serat Kekancingan itu kepada Syech Makdum Wali Perkasa atas jasanya dalam karena turut serta dalam membangun Kesultanan Demak

“Syech Makdum Wali Perkasa membuat ‘saka tatal’ Masjid Agung Demak yang legendaris bersama Sunan Kalijaga,” kata Gunanto,” ujar Gunanto Eko Saputro, penulis sejarah dalam Ngaji Bareng di Kedai Pojok bertema ‘Cerita Cinta dan Penyebaran Islam di Purbalingga’, Jumat malam (30 April 2021).

Baca Juga:  Besok Surabaya Demo Mahasiswa Besar-besaran, Siswa di Diliburkan

Comment

Berita Lainnya