by

“New Normal” Siap Dijalankan 15 Daerah di Jawa Barat

-Politik, Update-dibaca 4.37Rb kali | Dibagikan 64 Kali

Pemberlakukan tatanan normal baru atau adaptasi kehidupan baru (new normal) di Provinsi Jawa Barat akan dilakukan secara bertahap. Tahapan pertama adalah pembukaan tempat ibadah. Namun, hanya 50 persen kapasitas yang bisa terisi.

“Pertama rumah ibadah di zona biru per 1 Juni dipersilakan dengan 50 persen kapasitas. Kalau ibadahnya 100 orang kalau sekarang 50 dulu, nanti 50 berikut di ronde kedua,” ucap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam konferensi pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (29 Mei 2020).

Ia menambahkan, tahapan berikutnya , aktivitas ekonomi yang punya dampak besar dengan risiko kecil. Kategorinya, perkantoran dan industri. Tahap ketiga yakni sektor retail seperti mal yang sifatnya orang hilir mudik silih berganti. Untuk mal akan diberlakukan syarat khusus, yakni menyiapkan surat pernyataan bahwa mal tersebut akan menerapkan protokol kesehatan.

“Ekonomi mana yang didahulukan, hasil kajian dari ilmuan di Jabar yaitu ekonomi yang risiko kecil tapi impact-nya besar, hasil kajian mengatakan industri. Maka tahap satu pembukaan ekonomi di daerah yang sudah diizinkan adalah industri dan perkantoran,” tuturnya.

Seperti diberitakan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi mengumumkan 15 daerah di zona biru siap menjalani tatanan normal baru di tengah pandemi Covid-19. Daerah tersebut yakni Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Garut, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Cirebon, Kota Sukabumi dan Kota Tasikmalaya.

Ke-15 daerah tersebut siap menjalankan new normal lantaran jumlah kasusnya relatif terkendali berdasarkan analisa dari para pakar. Secara umum, saat ini tidak ada wilayah di Jabar yang masuk zona merah.

Pemberlakukan normal baru akan diumumkan oleh tiap kepala daerah masing-masing. Ada pun waktu pengumuman disesuaikan dengan kesiapan tiap daerah.

 

Comment

Berita Lainnya