Muskerwil NU, Warga Nahdliyin Harus Bangkitkan Citra Purbalingga

By: On: Dibaca: 7,447x
Muskerwil NU, Warga Nahdliyin Harus Bangkitkan Citra Purbalingga

Warga Nahdliyin di Kabupaten Purbalingga perlu menunjukkan kekuatan bahwa mereka tetap setia dan bersatu padu dalam menjaga NKRI dan Pancasila.  Di sisi lain, adanya Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Nadhlatul Ulama (NU) Jateng di Purbalingga nanti, menjadi pemacu agar masyarakat khususnya Nahdliyin agar dapat membangun kemandirian.

“Adapun langkah konkretnya adalah memperkuat lembaga dan amal usaha. Semisal pemberdayaan kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan dan mata pencaharian,” ungkap Ketua Tandfidziah PCNU Kabupaten Purbalingga, KH Suroso Abul Rozak, Senin (16 April 2018).

KH Suroso menjelaskan, besok Kabupaten Purbalingga menjadi tuan rumah Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Nadhlatul Ulama (NU) Jawa Tengah pada, 19-22 April mendatang. Kepercayaan yang diberikan kepada PCNU Kabupaten Purbalingga ini membangkitkan kepercayaan diri dan citra Kabupaten Purbalinga yang sempat turun akibat isu terorisme dan radikalisme.

“Beberapa waktu lalu Kabupaten Purbalingga terkenal sebagai tempat lahirnya beberapa tersangka teroris. Selain itu, waktu adanya Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang menghebohkan itu, anggota paling banyak berasal dari Kabupaten Purbalingga,”ungkapnya.

Oleh karena itu lanjut KH Suroso, dengan diamanahi sebagai tuan rumah Muskerwil, ini membangun kepercayaan diri umat Islam terutama NU.

“Kita harus bergandengan tangan, untuk ikut memelihara citra, bahwa Purbalingga tidak begitu (sarang teroris) di mata luar. Itu (teroris dan radikal) hanya kasuistik saja,”tegasnya

KH Suroso menambahkan, di bidang kesehatan, kita sudah membangun empat klinik, Kutasari, Bukateja, Karangmoncol dan Mrebet yang dibangun murni dengan dana umat NU.

“Besok jelang Muskerwil, yang tiga akan diresmikan. Yang satu sudah tahun lalu,” katanya.

Laziznu, lanjutnya, saat ini juga sudah dipercaya untuk menghimpun dana zakat maupun infak dan sedekah yang hasilnya dikembalikan untuk peningkatan potensi usaha produktif umat. Antara lain pemberian modal UMKM cuma-cuma kepada para warga yang produknya nanti akan ditampilkan saat ekspo dalam rangkaian Muskerwil di Terminal Bobotsari.

Sebagai pembuka pra-Muskerwil, di Pendapa Dipokusumo Kabupaten Purbalingga, Sabtu (14/4) digelar Seminar Nasional Pendidikan Vokasi dan Ruang Ketenagakerjaan di Indonesia dengan pembicara utama Menteri Ketenagakerjaan RI Muhammad Hanif Dhakhiri.

Dalam Muskerwil mendatang, direncanakan akan dihadiri oleh Ketua Umum PB NU, KH Said Aqil Siradj dan Plt Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko. Muskerwil digelar di SMK Maarif NU Bobotsari dan kegiatan lainnya di area terminal Bobotsari. Untuk kegiatan pendukung antara lain parade santri, pawai taaruf, expo, festival rebana dan wayang santri yang rencananya  akan menampilkan dalang Ki Enthus Susmono dari Tegal. (mahendra yudhi krisnha)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!