Murid SD dan SMP di Purbalingga Wajib Memakai Seragam Batik

By: On: Dibaca: 14,517x
Murid SD dan SMP di Purbalingga Wajib Memakai Seragam Batik

Bupati Purbalingga H.Tasdi, SH.,MM mewacanakan agar seluruh murid SD dan SMP di Kabupaten Purbalingga wajib mengenakan seragam batik.

“Nantinya akan dirapatkan oleh jajaran Pemkab Purbalingga bagaimana mengenai corak maupun harinya.  Saya berharap supaya nanti para siswa turut terlibat aktif nguri-uri budaya batik ini,’ungkapnya saat pembukaan acara Gebyar Batik Khas Purbalingga di kompleks Jalan Alun-alun Utara Purbalingga, Sabtu (12 Mei 2018).

Bupati Tasdi menegaskan, Pemerintah Kabupaten Purbalingga tidak tinggal diam dalam upaya peningkatan ekonomi rakyat di sektor pengrajin batik ini. Selain Perbup tentang kebijakan Bela-Beli, Pemkab Purbalingga juga menerbitkan Perbup No 30 2017 tentang Penggunaan Pakaian Dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kabupaten Purbalingga.

‘Saat ini pada hari Kamis dan Sabtu, sudah ada 8.021 orang ASN dan 2.710 orang perangkat desa diwajibkan untuk mengenakan pakaian dinas batik. Hari Kamis menggunakan batik Goa Lawa khas Purbalingga dan Hari Sabtu batik motif bebas. “Jika pejabat menggunakan batik maka rakyat akan meniru. Ini bagian dari promosi dan nguri uri budaya batik dari kita,” tuturnya.

Bupati Tasdi menambahkan, nantinya juga ada keharusan penggunaan seragam batik di BUMD, pegawai Bank, Perusahaan Modal Asing (PMA), Perusahaan Modal dalam Negeri (PMDN).

“Silahkan investasi ke sini, tapi juga ikuti aturan di Purbalingga, termasuk kantor instansi vertikal saya akan ajak minimal seminggu sekali untuk gunakan batik produksi Purbalingga,” katanya. (mahendra yudhi krisnha)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!