by

Mulai Besok 9 Oktober 2020, Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten Perbolehkan Lima SMPN Gelar Pembelajaran Tapka

-Pendidikan, Update-dibaca 7.26Rb kali | Dibagikan 30 Kali

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Klaten memperbolehkan lima SMP Negeri untuk menggelar pembelajaran tatap muka (tapka) mulai besok Jumat (9 Oktober 2020). Proses belajar uji coba tapka ini bersifat terbatas.

“Untuk sementara di SMPN 1 Karangdowo, SMPN 2 Klaten, SMPN 1 Gantiwarno, SMPN 2 Kemalang dan SMPN 1 Kebonarum. Kita sudah menggelar rapat dengan Forkompinda tadi malam. Hasilnya disepakati uji coba belajar tatap muka dimulai tanggal 9 Oktober atau hari Jumat besok,” ungkap Kepala Disdik Klaten Wardani Sugiyanto, Kamis (8 Oktober 2020)

Ia menegaskan, proses sekolah tapka di tingkat SMP ini, nantinya akan dievaluasi. Skenario yang akan diambil, kata dia, yakni belajar selama dua jam. Setiap satu mata pelajaran berlangsung 30 menit dengan jumlah siswa 10-12 orang. Sehingga sehari hanya empat jam pelajaran

“Jika hasil evaluasinya positif, maka akan dipertimbangkan untuk melaksanakan proses sekolah tatap muka pada siswa SD. SD sudah kita minta untuk persiapan,” tegasnya.

Ia menjabarkan, para murid hanya akan masuk sekolah dua kali dalam sepekan. Kemudian pada tahap awal, para siswa akan diberi materi terkait protokol kesehatan COVID-19. Sarana penunjang belajar itu sudah disiapkan sekolah sejak jauh hari dan sudah dicek oleh tim dinas. Tidak ada jam istirahat saat sekolah tatap muka berlangsung. Jam istirahat diganti dengan kegiatan berjemur selama 15 menit.

“Kita sosialisasi protokol COVID dulu, agar siswa terbiasa hidup di tengah COVID. Semua setuju dan siap mendampingi tetapi dengan protokol Kesehatan ketat. Nanti sebelum masuk juga akan di-screening dulu dan jika mungkin diantar orang tua, setelah pulang tidak ke mana-mana,” katanya.

Ia menegaskan proses sekolah tatap muka ini tetap akan mempertimbangkan situasi perkembangan kasus COVID-19 di wilayahnya.

“Apabila ada banyak kasus dan risiko penularannya tinggi, proses pembelajaran tatap muka akan dihentikan,” ungkapnya.

 

 

Comment

Berita Lainnya