by

Muhammdiyah Berikan Apresiasi Kepada Para Pahlawan Covid-19

-Inspirasi-dibaca 6.53Rb kali | Dibagikan 22 Kali

Bertepatan dengan Hari Kemanusiaan Dunia yang jatuh pada tanggal 19 Agustus, Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar sebuah konferensi pers bertajuk “real life heroes” atau Pahlawan Kehidupan Nyata.

Peringatan ini dipersembahkan kepada mereka dokter, perawat, tenaga medis dan para relawan yang telah mendedikasikan dirinya untuk berjuang dan membantu melawan pandemi Covid-19.

Wakil Ketua MCCC PP Muhammadiyah dan anggota Advisory Group United Nation Central Emergency Response Fund (AG UNCERF), Rahmawati Husein, dalam siaran pers tersebut menyampaikan bahwa Hari Kemanusiaan adalah pengingat kepada masyarakat untuk selalu menghargai sesama manusia.

“Peringatan hari Kemanusiaan Sedunia bertujuan meningkatkan kesadaran publik agar dapat menjadi pelaku kemanusiaan dan bermanfaat bagi sesama, menyebarkan inspirasi melalui berbagi pengalaman dari para pelaku atau pekerja kemanusiaan dan mengapresiasi pelaku atau pekerja kemanusiaan,” tuturnya, Rabu (19 Agustus 2020).

Ia juga mengatakan, bahwa tema “real life heroes” di tahun ini ditujukan untuk mereka yang berjuang menghadapi Covid-19 dan para pahlawan kemanusiaan yang ada di sekitar kita. Apresiasi setinggi-tingginya perlu disampaikan, karena pekerjaan tersebut tidak bisa diemban oleh semua orang, dan perlu keteguhan hati yang kuat untuk menjalaninya.
“Mereka adalah para dokter, perawat dan tenaga medis lainnya yang gugur dalam melayani penderita maupun yang terkena wabah dari pasiennya. Mereka adalah siapa saja yang berani mengingatkan orang lain akan risiko pandemi, mereka yang membantu saudara, tetangga, teman dan orang yang tidak dikenal sehingga mereka bisa bertahan hidup. Mereka adalah para guru atau siapapun yang membantu proses belajar baik daring maupun harus berjalan, bersepeda, menggunakan motornya untuk menjemput murid,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah, Budi Setiawan, turut menyampaikan bahwa Hari Kemanusiaan Se-dunia ini penting bagi kita bersama untuk mewujudkan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang sering dilupakan atau bahkan terlupakan.

“Karena manusia pada dasarnya makhluk termulia di dunia dan ditugasi untuk menjaga kemanaan serta kesejahteraan. Namun tidak dipungkiri ada sebagian manusia yang selalu menimbulkan peperangan dan kemusnahan sesama, untuk itu harus ada pahlawan disekitar kita,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa Muhammadiyah melalui MDMC sejak awal sudah bekerja dalam dunia kemanusiaan. Tugas-tugas layanan kemanusiaan adalah tugas penting yang diemban Muhamamdiyah untuk terus berkomitmen membantu sesama.

“Seabad yang lampau, Kyai Sujak bersama rekan-rekannya di Muhammadiyah, membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah meletusnya Gunung Kelud. Semangat ini terus muncul dan dilembagakan dalam MDMC,” ungkapnya.

Ketua MCCC PP Muhammadiyah, Agus Samsudin yang hadir juga dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa setiap orang bisa menjadi pahlawan dalam kehidupan sehari-hari dalam menghadapi Covid-19 ini dengan disiplin menggunakan masker ketika bepergian, menerapkan jaga jarak dan rajin mencuci tangan, dan berbagai protokol kesehatan lainnya yang sudah diberlakukan di masa pandemi ini.

“Melalui 80 Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah di seluruh tanah air, Muhammadiyah telah merawat 1.328 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan jumlah yang masih dirawat 470 orang. Dana yang sudah digelontorkan Rp 182.183.057.389 untuk 3.313.265 jiwa,” pungkasnya.

Comment

Berita Lainnya