Mohamad Abraar Bahtiar – Anak Muda Ikut Promosikan Desa Wisata Serang

By: On: Dibaca: dibaca 146.78Rbx
Mohamad Abraar Bahtiar – Anak Muda Ikut Promosikan Desa Wisata Serang

 

Hari Minggu memang waktu yang banyak dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat untuk melakukan rekreasi. Dalam kepadatan kunjungan wisata Obyek Wisata Lembah Asri Desa Serang Terlihat anak muda lincah memberi aba-aba mengatur mobil agar parkir.

Setelah mobil berhenti berjajar dengan rapi, terdengar suara renyah anak muda menyambut kedatangan pengunjung. “Selamat datang di Rest Area Lembah Asri Desa Serang, boleh saya minta tiket tanda masuk untuk saya sobek sebagai bukti vadilasi”.

Yah, anak muda itu adalah Mohamad Abraar Bahtiar, Ia bukanlah petugas parkir tetap di Rest Area Lembah Asri Desa Serang. Abrar panggilan sehari-harinya adalah anak kedua dari Sugito Kepala Desa Serang. Tak terlihat rasa gengsi dimatanya, walaupun ia anak orang nomor satu di Desa Serang. Ia terus mengatur kendaraan masuk ke area parkir dengan sesekali ikut menjadi pemandu wisata dadakan.

“Sebagai bagian dari masyarakat Desa Serang, saya wajib ikut mempromosikan obyek-obyek wisata yang ada di Desa Serang,”ungkap Murid Kelas VIII SMP Negeri 1 Purbalingga.

Anak pasangan Sugito dan Wigati mengaku terpanggil untuk ikut membantu untuk menyambut wisatawan yang berlibur, karena sudah menjadi salah satu tanggungjawab seluruh masyarakat Desa Serang untuk bahu membahu menciptakan kenyamanan wisatawan serta mempromosikan Desa Serang sebagai desa wisata.

“Saya pilih hari Minggu karena saya libur sekolah, daripada dirumah lebih baik ikut membantu di Lembah Asri,”ungkap lulusan SD Negeri 4 Serang.

Abraar yang lahir 3 Desember 2003 mengaku melengkapi pengetahuan tentang detinasi wisata di Desa Serang dengan bertanya kepada para sesepuh Desa dan membaca buku-buku sejarah. Semua destinasi wisata ia hapal luar kepala, tak hanya sejarah Rest Area Lembah Asri, cerita tentang Gunung Kelir, Punthuk Si Kembar,  Gunung Blencong , Curug Lawang, Curug Sikopyah, Curug Bandang, Curug Telu, dan Curug Ilang.

“Ada pula nama-nama yang punya cerita diantaranya Kyai Mustofa, Nyi Rantensari, Kaliurip, Kali Soso, Kali Semblekor dan Kali Rejasa,”ungkap Abraar.

Lebih fantastis lanjut anak kedua dari dua bersaudara, yakni mencoba bermalam di Lembah Asri. Ada fasilitas listrik, toilet, aula, warung dan keamanan. Hawanya sejuk, suasana desa dan suasana gunung sangat terasa. Pengunjung yang bermalam di Lembah Asri dapat mendengar bunyi-bunyian serangga malam. Jika langit cerah pemandangan sangat menakjubkan, ada bintang-bintang yang menyinari Gunung Slamet, apalagi  jika Gunung Slamet sedang mengeluarkan cahaya apinya dari kepundannya.

Bagi Anda yang belum pernah berkunjung dan menikmati sensasi keindahan Desa Serang, Abraar mengajak untuk datang dan membuktikan keagungan ciptaan Sang Maha Kuasa.

“Fantastis dan nyaman, rasanya luar biasa bisa menikmati keagungan Sang Maha Kuasa,”ungkapnya. (mahendra yudhi krisnha)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!