Mengenal Ningrum dan Nia, Dua Perempuan Tangguh Di Langit

By: On: Dibaca: 7,402x
Mengenal Ningrum dan Nia, Dua Perempuan Tangguh Di Langit

Bisnis saat ini tak lepas dari kemajuan teknologi, terutama bisnis yang berbasis digital. Saat ini untuk memulai bisnis jauh lebih mudah dibanding dulu. Membangun bisnis diperlukan niat dan tekad yang kuat.

Mengutip pendapat Kyai Maruf Amin, di Indonesia sekarang sudah tersedia infrastruktur langit sebagai bekal untuk masyarakat Indonesia menghadapi masa depan yang serba cepat dan maju. Infrastruktur langit ini menghadirkan sinyal komunikasi berupa internet ke seluruh wilayah Indonesia.

Berkegiatan bisnis melalui media dalam jaringan (daring) atau lazim dengan sebutan online kini mulai meledak. Pastinya kaum millennial tak mau ketinggalan mengambil bagian ini. Namun, ternyata tak hanya kaum millennial yang berjibaku dalam bisnis di langit ini.

Banyak perempuan tangguh kini ikut meramaikan dunia bisnis di langit ini, karena dianggap cukup menjanjikan. Namun tidak semua orang mampu bertahan lama. Memulai memang jauh lebih mudah dibandingkan bertahan, apalagi ketika dihadapkan dengan berbagai macam persoalan.

Memperingati Hari Kartini tahun 2019, cyber media lintas24.com akan mengupas pengalaman Nur Cahyaningrum dan Nia Kurnia, keduanya merupakan perempuan tangguh yang sudah berbisnis di langit. Lantas, bagaimana cara memulai bisnis ini? Bagaimana merawat keharmonisan rumah tangga?

 

Nur Cahyaningrum Owner Leora Shop

Perempuan tangguh pemilik Leora Shop ini menyakini, dibandingkan dengan laki-laki, perempuan memiliki keunggulan dalam hal networking. Karena memiliki pertemanan yang luas, perempuan juga bisa memiliki keunggulan dalam segi jaringan pemasaran. Hal ini disebabkan perempuan memiliki kemampuan sosial dan mudah bergaul, sehingga lebih mudah untuk bisa menjaring konsumen.

Kreatifitas perempuan jauh lebih jeli melihat peluang usaha dan pandai melihat celah usaha dibandingkan dengan laki-laki. Terkadang hal yang terpikirkan oleh para laki-laki dan dinilai merupakan langkah bisnis sepele, justru bisa mendatangkan keuntungan dan kesuksesan bila dilakukan oleh kaum perempuan.

Selain itu, perempuan lebih teliti dalam menjalankan bisnis. Hal-hal detail dalam bisnis seperti urusan packaging, labeling atau hal kecil lainnya, sangat dipikirkan oleh perempuan sehingga membuat produknya menjadi lebih menarik dan memiliki daya jual yang tinggi.

“Dalam berbisnis, perempuan akan lebih tangguh dan tidak mudah putus asa ketika mengalami kegagalan,” ungkap ibu dua anak kelahiran Wonogiri, 23 April 1981 saat ditemui di Leora Shop, Perumahan Griya Abdi Kencana, Jalan Sekar Tanjung Raya Nomor 32 Purbalingga.

Ningrum mengaku, di awal-awal merintis bisnis online ini, banyak tantangan yang dihadapi. Butuh waktu yang tidak pendek untuk membangun sebuah bisnis online. Jika tidak fokus, bisa dipastikan peluang meraih kesuksesan akan semakin lama. Jika sudah terjun pada satu bidang bisnis, harus fokus pada bidang itu saja. Jangan tergiur untuk beralih bidang hanya karena melihat peluang yang terlihat lebih menjanjikan.

“Persaingan bisnis online sangat tak menentu, jadi pastikan untuk fokus pada pengembangan bisnis yang sedang dijalani. Perlu kesabaran dan perhatian khusus untuk membangun sebuah bisnis online, sama halnya seperti bisnis di dunia nyata,” ungkap Ningrum yang memilih konsentrasi menjual sepatu dan juga bisa diakses di Leora_Olshop di Bukalapak, Leora Olshop di Tokopedia, Leoraolshop di Instagram serta Cahyaningrum di Shoppe.

Keluarga harus menjadi perhatian utama lanjut istri dari Wisik Robi Sayektifan. Hal ini berkaitan dengan menyelaraskan urusan keluarga dan urusan bisnis. Karena, kepentingan keluarga yang tak terduga itu selalu ada.

“Keluarga, anak dan suami harus menjadi tanggung jawab utama. Prioritaskan keperluan dan kebutuhan mereka. Karena niat awal terjun di dunia bisnis online adalah agar lebih leluasa mengurus keluarga. Jangan sampai karena kesibukan bisnis malah menelantarkan keluarga,” ungkap Ningrum.

Ningrum mengaku sudah menetapkan jadwal membuat postingan dan beriklan. Sama halnya dengan toko yang menetapkan jam buka pelayanan, toko online juga harus menerapkan sistem yang serupa. Buat jadwal khusus untuk membalas semua chat konsumen. Menjadwalkan dan mengorganisir segala sesuatu memang sangat penting untuk kelancaran bisnis online.

“Resepnya? Apa ya? Mengatur urusan keluarga dan bisnis berjalan dengan selaras. Orang sukses itu adalah orang yang bisa membagi waktunya dengan tepat. Kesimpulannya, sangat penting membagi waktu dengan baik antara keluarga dan bisnis, maka semuanya akan berjalan lancar,” ungkapnya.

 

Nia Kurnia Owner Rumah Santun

Pada dasarnya perempuan mempunyai dua pilihan menjadi ibu rumah tangga atau pebisnis toko online dan mungkin malah bisa jadi diambil kedua-duanya. Jika diambil pilihan kedua-keduanya, berarti bekerja di rumah, keuntungannya adalah tidak ada waktu yang terbuang yang dihabiskan diluar rumah dan waktu bersama keluarga juga bisa lebih maksimal.

Dalam menjalani bisnis online Rumah Santun, Ibu dari Mohammad Bima Kurniawan mengaku harus melakukan segala sesuatunya dengan segera. Jangan menunda-nunda pekerjaan yang bisa diselesaikan segera, karena itu akan berdampak pada masa depan bisnis yang sedang dijalani.

Tidak sedikit orang yang mengaggap bahwa bisnis online bisa berjalan tanpa modal sama sekali. Faktanya, ketika memulai bisnis online dari nol pasti butuh sarana dan prasarana.Memang bisnis online modalnya tidak besar, tapi ada sarana dan prasarana yang wajib, diantaranya perangkat telpon pintar dan koneksi internet, serta butuh perlengkapan lainnya, misalnya meja dan kursi kerja.

Perempuan kelahiran Bandung  30 Juli 1985 ini mengakui, meski berbeda dibanding membuat bisnis di dunia nyata, faktanya memulai bisnis online dari nol juga tidak mudah. Salah persiapan dalam memulainya akan membuat bisnis online berhenti di tengan jalan. Perjalanan dalam mendirikan bisnis online Rumah Santun tidak mudah, banyak tantangannya.

Untuk itu, perlu tekad pantang menyerah agar tidak gampang putus asa. Sesekali lakukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana kekurangan dan cara mengatasi. Jangan menyerah, karena kesuksesan hanya akan datang pada mereka mau berjuang.

“Jangan pernah merasa cukup dengan ilmu yang sudah didapat. Apapun bisnisnya, lebih terarah jika dilakukan dengan mengetahui ilmunya. Oleh karena itu, meng-upgade ilmu menjadi hal wajib bagi siapapun. Bisa dengan bergabung dengan komunitas, atau mengikuti seminar dan workshop,”ungkap Nia.

Dalam semua bisnis pasti butuh reputasi agar bisa bertahan dan langgeng, begitupun dengan bisnis online. Walaupun banyak yang menganggap bisnis online tidak punya wujud, faktanya hanya bisnis online yang mempunyai reputasi baik yang bisa bertahan dan tetap dipercaya oleh konsumen. Membangun reputasi baik sejak memulai bisnis adalah sesuatu yang sangat bermanfaat bagi perjalanan bisnis di masa depan.

Sejak enam tahun lalu, Nia memilih membangun Rumah Santun untuk memenuhi kebutuhan busana. Detail produk selalu diperhatikannya, termasuk rincian seperti ukuran, warna yang tersedia, cara pengirimannya, semata-mata untuk menarik perhatian calon pelanggan dan memberikan kepuasaan sehingga membuatnya sebagai pelanggan tetap.

“Harus dong ,menjaga hubungan baik terus dibina. Selalu meningkatkan kualitas dan pelayanan juga sangat penting. Untuk merawat loyalitas riseller  selain terus meningkatkan  kualitas  pelayanan perlu juga menjaga hubungan baik. Pemberian penghargaan berupa bonus bulanan kepada reseller yang penjualan mencapai target menjadi perhatian utama saya,”ungkap Nia.

Istri dari Setya Kurniawan yang tinggal di Perum Griya Abdi Kencana, Jalan Sekar Seroja 1 No 40 Purbalingga mengutamakan urusan keluarga di peringkat teratas. Suami selalu mendukung  dan  memberikan kebebasan yang bertanggung jawab dalam setiap aktivitas. Caranya adalah dengan menyeimbangkan antara waktu berbisnis dan bersama keluarga. Dengan demikian akan memperoleh kepuasan karena menyelesaikan seluruh kewajiban dengan baik.

“Peran sebagai ibu itu sangat kompleks, sehingga sesibuk apa pun, mengurus keluarga menjadi tugas utama. Walaupun diakui waktu menjadi kendala, tapi sebisa mungkin dalam seminggu, kami selalu berkumpul dan bercengkerama. Jadi bukan kuantitas tapi kualitas dalam pertemuan dengan keluarga,”ungkapnya.

Niapun berbagi tips dalam menciptakan keharmonisan keluarga dan kelancaran dalam berbisnis. Mintalah restu dari suami. Selalu berdoa, berpikir positif dan semangat. Disiplin waktu, Mantapkan niat dan berkeyakinan penuh bahwa Allah SWT akan memberikan kemudahan bagi hambanya yang mau ikhtiar dan berusaha,

“Sehari ada 24 jam, saya selalu mendisiplinkan diri, mengatur waktu kapan saya mendidik anak, kapan saya melayani suami dan kapan saya membina partnership secara online,”ungkapnya

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!