Mengenal Bowo, Pengrajin Batu Prasasti di Bukateja. Gunakan Mesin Sandblasting, Hasilkan Ukiran Lebih Dalam dan Rapi

By: On: Dibaca: dibaca 37.55Rbx
Mengenal Bowo, Pengrajin Batu Prasasti di Bukateja. Gunakan Mesin Sandblasting, Hasilkan Ukiran Lebih Dalam dan Rapi

Tak asing bagi kita, ketika menyaksikan awal dimulai atau peresmian proyek pembangunan, pasti terdapat prosesi penandatanganan prasasti. Kita semua telah mengetahui, prasasti atau banyak orang menyebut batu bersurat atau batu bertulis merupakan dokumen yang ditulis pada bahan yang keras dan harus mampu bertahan lama.

Untuk prasasti banyak ragam ukurannya, diantaranya 30x40cm, 40x60cm, 60x90cm atau bisa custom sesuai keinginan pemesan. Prasasti ini biasanya digunakan untuk peresmian jalan/ jembatan, peresmian gedung, peresmian ruang publik peresmian masjid /tempat ibadah, peresmian kantor/pabrik, dan peresmian sekolah/ yayasan.

Di Kabupaten Purbalingga, tak banyak jumlah pengrajin yang menekuni usaha pembuatan prasasti ini. Seperti, Nurbani Ari Wibowo, warga RT 01 RW 01 Desa Majasari Kecamatan Bukateja. Ia merupakan satu pengrajin yang menekuni pembuatan prasasti dan sudah menjalankan pilihan hidupnya hampir lebih setahun.

Selain harus mempunyai kesabaran sebagai modal utamanya, pengerjaannya juga memerlukan keahlian tersendiri. Penggrafiran bahan baku prasasti pada umumnya memerlukan kehati-hatian dan ketelitian yang tinggi. Pasalnya, bahan baku prasasati yang terbuat dari batu memiliki tekstur yang lebih padat keras dan lebih kuat.

“Batu granit sebagai bahan baku prasasti mempunyai tekstur lebih keras dan padat dibandingkan dengan batu marmer,”ungkap Bowo sapaan Nurbani Ari Wibowo, owner Mandiri Stel, Press, Grafir dan Sandblasting ditemui di bengkel kerjanya, 500 meter sebelah barat SMA dan SMK Negeri Bukateja.

Awalnya,  lulusan SMA Negeri Bukateja ini menekuni dunia perbengkelan service dan jasa press bodi kendaraan bermotor Namun, dalam perjalanannya mengalami pasang surut, maka Bowo berpikir melakukan penganekaragaman usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan tidak ada waktu yang terbuang. Ia kemudian berguru dan juga belajar secara otodidak membuat  stempel, kunci duplikat dan pembuatan prasasti

Jiwa wirausahanya didapat dari Kakek dan Bapaknya.  Kakeknya juga montir sepeda ontel, becak. Sedangkan Bapaknya ahli dalam las, service mesin disel, alat mesin pertanian.

Prasasti hasil tangan Bowo ini terbuat dari berbagai jenis bahan baku, mulai dari keramik, batu marmer, dan batu granit. Untuk bahan baku batu granit dan marmer, Bowo selalu memberikan kualitas terbaik.

Dalam menjalankan usaha, Ia memegang komitmen untuk memuaskan pelanggan bukan mengecewakan para pelanggan. Pembuatan prasasti ini dikerjakan dengan

menggunakan metode digital dalam grafir prasasti dan menggunakan mesin sandblasting yang menghasilkan ukiran lebih dalam dan rapi,dengan tinta emas yang berkualitas. Hasilnya dari segi kualitas lebih halus dan tahan lama

“Mudah-mudahan dari sejak berdirinya usaha ini, belum ada pelanggan yang mengajukan protes atas hasil karya Saya. Hampir semua karya tidak pernah mengecewakan dan Saya selalu menjaga nama baik Mandiri Stel, Press, Grafir dan Sandblasting agar kepercayaan pelanggan tidak hilang,” ungkap Bapak satu orang anak ini yang karya banyak diminati pelanggan berbagai kota di Jawa Tengah dan luar Jawa Tengah

Anda memerlukan prasasti atau batu nisan, Silahkan datang ke bengkel kerja Mandiri Stel, Press, Grafir dan Sandblasting, 500 meter sebelah barat SMK dan SMA Negeri Bukateja, sebelah selatan Jalan Purwandaru RT 01 RW 01 Desa Majasari Kecamatan Bukateja. Atau bisa menghubungi Bowo di nomer telepon pintar 085702527273

 

 

 

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!