by

Mendikbud Nadiem Makarim Tegaskan Tidak Benar Pelajaran Sejarah akan Dihapuskan

-Pendidikan, Update-dibaca 2.67Rb kali | Dibagikan 8 Kali

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menepis isu penghapusan pendidikan sejarah dalam kurikulum pendidikan nasional. Isu tersebut keluar karena ada presentasi internal yang keluar ke masyarakat dengan salah satu permutasi penyederhanaan kurikulum.

“Saya terkejut dengan betapa cepat informasi tidak benar mengenai mapel sejarah, saya mengucapkan bahwa tidak ada sama sekali kebijakan regulasi penghapusan sejarah di kurikulum nasional,” kata Nadiem Makarim, Selasa (22 September 2020)

Nadiem menambahkan, di tahun 2021, pihaknya akan melakukan berbagai macam prototyping di sekolah penggerak yang terpilih dan bukan dalan skala nasional, sehingga tidak ada kebijakan apapun terkait kurikulum nasional selama tahun 2021 mendatang, apalagi penghapusan mata pelajaran sejarah

“Penyederhanaan kurikulum tidak akan dilakukan sampai tahun 2022. Kami punya banyak puluhan versi berbeda yang saat ini melalui uji publik. Inilah namanya pengkajian yang benar dimana semua opsi diperdebatkan secara terbuka,” ungkap Nadiem.

Nadiem juga menegaskan misinya adalah memajukan pendidikan sejarah dan membuat kembali lebih relevan dan menarik buat pelajar Indonesia. “Yang membuat saya mengejutkan adalah komitmen saya terhadap sejarah kebangsaan saya yang dipertanyakan, misi saya sebagai menteri malah kebalikan dari isu yang timbul. Saya ingin menjadikan sejarah menjadi sesuatu yang relevan untuk generasi muda,” bebernya.

Tentunya, lanjut Nadiem hal itu akan dilakukan dengan penggunaan media yang menarik untuk generasi baru bangsa ini.

“Agar bisa menginspirasi mereka, identitas generasi baru yang nasionalis hanya bisa terbentuk dari suatu kolektif memori yang membanggakan dan menginsiprasi,” kata Nadiem

Diakhir klarifikasi videonya Nadiem mengimbau masyarakat agar tidak terbawa informasi yang tidak benar.

“Jangan biarkan informasi tidak benar menjadi liar, sehingga klarifikasi ini bisa menenagkan masyarakat,” tegasnya.

 

 

Comment

Berita Lainnya