by

Mendagri : Kami dan Bawaslu Akan Beri Teguran 53 Calon Kepala Daerah Langgar Protokol Kesehatan

-Politik-dibaca 3.32Rb kali | Dibagikan 6 Kali

Sebanyak 53 Calon Kepala Daerah telah melanggar protokol kesehatan saat tahapan pilkada berlangsung. Hal ini sangat disayangkan apabila terjadi hal-hal yang tidak diingin pada masa pandemi yang belum surut.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyebut bahwa Kepala daerah tersebut telah melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan sehingga membahayakan kesehatan masyarakat lainnya di tengah pandemi saat ini. Pihaknya akan berikan teguran kepada 53 kepala daerah tersebut.

“Hari ini, sudah 53 kepala daerah petahana yang ikut berkontestasi yang melakukan kerumunan sosial akan kami berikan teguran kepada mereka. Nanti implikasinya ada,”ungkapnya kepada siber lintas24.com, Rabu (09 September 2020).

Ia menambahkan, bahwa pihaknya hanya bisa menegur kontestan yang memiliki status Aparatur Sipil Negara (ASN). Sedangkan, bagi kontestan yang bukan dari ASN, sanksi akan diberikan oleh Bawaslu. Tito menegaskan, teguran ini penting diberikan agar para pasangan calon mengetahui kesalahan mereka.

“Ada dua faktor yang membuat pasangan calon kepala daerah melanggar protokol kesehatan di dalam tahapan pilkada, yakni karena pasangan calon memang sengaja melanggar aturan untuk unjuk kekuatan, atau sosialisasi aturan baru yang belum sampai ke pasangan calon,”jelasnya.

Mendagri juga menyayangkan apabali ada kemungkinan kontestan telah mengetahui aturan tersebut, tetapi sengaja melanggar aturan covid yang diatur dalam PKPU.

“Bisa terjadi karena memang sudah diketahui, tadi KPU pun juga sudah menyampaikan aturan-aturan tersebut PKPU ini kepada jajaran masing-masing. Bahkan dari Bawaslu daerah sudah sampaikan surat kepada parpol pendukung paslon,”tukasnya.

Comment

Berita Lainnya