by

Menaker Alokasikan Anggaran Bentuk Balai Latihan Kerja Perfilman

-Teknologi, Update-dibaca 4.44Rb kali | Dibagikan 14 Kali

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mendukung pendirian Balai Latihan Kerja (BLK) komunitas perfilman. Hal ini untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki daya saing serta meningkatkan mutu perfilman Indonesia

“Kementerian tenaga kerja meluncurkan standar kompetensi kerja nasional indonesia (SKKNI) yang terbagi dalam 14 kategori. Ada tanah yang tersedia, kami akan membangunkan gedungnya, kami akan memberikan peralatan yang dibutuhkan, kami akan sediakan biaya untuk instruktur pelatihannya,” kata Menaker dalam acara peluncuran Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) perfilman yang dilakukan di kantor Kemnaker Jakarta

Kemnaker rencananya akan mengalokasikan anggaran untuk dua BLK komunitas untuk sektor perfilman dengan masing-masing berkisar Rp1 milliar.

Sebagai salah satu industri yang menyerap banyak tenaga kerja dengan jenis pekerjaan yang beragam, menurut Ida, SKKNI perfilman diharapkan bisa mendorong pembangunan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing.

SKKNI bidang film meliputi kategori kesenian, hiburan dan rekreasi golongan pokok kegiatan hiburan, kesenian dan kreativitas bidang tata kamera film, tata suara film, pengeditan film, tata artistik film, penulisan skenario film, pemeran film, manajemen produksi film, film dokumenter, casting film, penata laga, tata cahaya film, grip, penyutradaraan film, dan efek visual.

 

 

Comment

Berita Lainnya