Memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional KLHK Gelar Pameran Kehati Nusantara Expo 2019

By: On: Dibaca: dibaca 279.24Rbx
Memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional KLHK Gelar Pameran Kehati Nusantara Expo 2019

Baca Juga: Mengenal Saninten, Ikon Puspa Dalam HCPSN  Tahun 2019

Baca Juga: ”Iriana Widodo” Melekat Untuk Nama Burung Madu Jenis Baru Asal Pulau Rote NTT  

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bakal menggelar Pameran Keanekaragaman Hayati Nusantara Expo 2019 dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) yang diperingati setiap 5 November.

Baca Juga: Brigadir Fajar Agus Setiawan – Mencintai Alam Itu Mudah

Baca Juga: PPA Gasda Bangun Kemitraan dengan Pemdes Sirau

Pameran Keanekaragaman Hayati Nusantara Expo Tahun 2019 akan diselenggarakan pada 8 November – 8 Desember 2019 di Lapangan Banteng, Jakarta dengan mengangkat tema Membangun Generasi Millenial Cinta Puspa dan Satwa Nasional untuk Indonesia Unggul.

Baca Juga: Bhabinkamtibmas Polsek Bobotsari Tumbuhkan Rasa Cinta Alam Kepada Anak-anak

Baca Juga: Johari Effendi – Minum Kopi Adalah Pengalaman

Kegiatan ini akan dikuti oleh instansi pemerintah pusat dan  daerah (provinsi dan kabupaten/ Kota), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Swasta, UKM Penangkaran Satwa dan UKM Pembibitan Tanaman, dan Civil Society Organization (CSO).

Menurut Kepala Biro Hubungan Masyarakat KLHK Djati Witjaksono Hadi yang diwakili Kepala Bagian Penyajian dan Pelayanan Informasi Publik Nuke Mukitania Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki sejumlah ekosistem unik dengan keragaman spesies yang melimpah.

Di antaranya lebih dari 25.000 jenis tumbuhan bunga, 500 jenis mamalia, 600 jenis reptil, 1.500 jenis burung, 270 jenis amphibi dan lebih dari 2.500 jenis ikan serta keanekaragaman lainnya.

“Kekayaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggungjawab dari kita semua untuk terus menjaga dan melestarikan keragaman serta habitatnya. Pada peringatan HCPSN Tahun 2019, telah diusulkan ikon satwa yaitu Burung Isapmadu Rote (Myzomela irianawidodoae), dan untuk ikon puspa yaitu Saninten (Castanopsis argentea),” ujar Nuke.

Dia mengatakan Ikon Puspa dan Satwa ini diusulkan untuk lebih memperkenalkan serta mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga dan melestarikan keanekaragaman hayati sebagi aset dan dijaga dari kepunahan di habitat aslinya di alam Indonesia.

Penyelenggaraan pameran Keanekaragaman Hayati Nusantara tahun 2019, ini bisa menjadi agenda rutin tahunan dan sebagai bentuk penyebarluasan informasi kepada masyarakat khususnya generasi muda tentang kekayaan flora dan fauna yang dimiliki Indonesia, dan upaya pelestariannya.

Serangkaian acara akan hadir antara lain yaitu talkshow, carnaval Kostum Flora Fauna, serta aneka lomba seperti  lomba kicau mania, lomba membuat Video Youtuber, lomba desain filateli, lomba desain Kostum baju-baju flora fauna, lomba fotografi.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada PT. Malik Ghonniyu Razaak untuk menyelenggarakan kegiatan Pameran Keanekaragaman hayati Nusantara 2019 untuk memeriahkan peringatan HCPSN, kami harapkan dari kegiatan ini akan muncul rasa cinta dan rasa memiliki terhadap puspa dan satwa Indonesia sebagai kekayaan bangsa Indonesia bagi generasi mendatang,” imbuhnya.

KLHK  berharap kegiatan pameran ini bisa berlangsung dengan baik dan memberikan manfaat bagi para pihak. Khususnya masyarakat luas dalam mencintai dan bisa melestarikan keanekaragaman hayati bangsa Indonesia.

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!