by

Masyarakat Tak Pakai Masker Diluar Rumah. Disanksi Bersihkan Kantor Kecamatan

-hukum, Update-dibaca 3.06Rb kali | Dibagikan 60 Kali

Setelah sebelumnya masyarakat yang didapati tidak bermasker di karantina di Gedung Korpri Purbalingga 1×24 jam. Kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga memberi sanksi bagi yang ketahuan tidak menggunakan masker harus membersihkan lingkungan kantor kecamatan dan sekitarnya.

“Kalau sekarang kita lebih kepada aspek pembinaan, kita bina, kita ingatkan kemudian kita minta untuk sedikit kerja sosial yaitu dengan kerja bakti di lingkungan kantor kecamatan kemudian dilepas,” kata Kepala Satpol PP Purbalingga, Suroto media siber lintas24.com, Sabtu (11 Juli 2020).

Ia menjelaskan ,operasi wajib masker ini dilakukan dalam rangka mengupayakan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan covid-19 seperti wajib menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun atau menggunakan hand sanitizer. Operasi wajib masker akan dilaksanakan di 18 kecamatan yang ada di Purbalingga.

“Kami akan melakukan operasi wajib masker secara terjadwal kurang lebih 18 hari yang sudah kita mulai pada Senin (6 Juli 2020),” tutur Suroto.

Ia menjelaskan, operasi wajib masker ini diharapkan mampu mengedukasi dan mengingatkan masyarakat akan pentingnya menggunakan masker sebagai salah satu upaya pencegahan terpapar covid-19. Pembinaan yang dilakukan pun tidak lama tergantung pada kondisi lingkungan kantor kecamatan .

“Kita sudah melakukan operasi wajib masker di beberapa wilayah diantaranya Kecamatan Karangjambu dan Kecamatan Rembang,” terangnya.

Dari hasil operasi wajib masker yang dilakukan di Karangjambu dan Rembang didapati kurang lebih 30 orang yang tidak menggunakan masker. Operasi wajib masker dilakukan di titik-titik keramaian selama satu jam.

“Satu jam saja kita bisa mengumpulkan orang sebanyak itu artinya memang di dalam masyarakat seolah-olah menganggap mew normal itu kondisinya sama seperti sebul adanya covid-19 padahal bukan itu tetapi bagaimana kita melakukan kebiasaan baru,” ungkap Suroto.

Operasi wajib masker dilakukan oleh tim gugus tugas pencegahan covid-19 yang terdiri dari Satpol PP, Dinhub Purbalingga, kecamatan, puskesmas, Polsek dan Koramil. Operasi tersebut dilakukan secara terpadu yang melibatkan TNI, Polri, kesehatan, perhubungan, kecamatan dan Satpol PP sebagai penanggung jawab.

“Semua harus bersinergi baik dari unsur kabupaten hingga ke desa untuk terus mengedukasi masyarakat agar wajib bermasker dan menerapkan protokol kesehatan covid-19 saat beraktivitas sehari-hari,” tuturnya.

 

 

Comment

Berita Lainnya