by

Masyarakat Segera Nikmati Ekowisata Pertama di Purbalingga

-Update, Wisata-dibaca 12.35Rb kali | Dibagikan 84 Kali

Purbalingga memiliki potensi wisata alam yang melimpah. Akan tetapi, kerusakan terhadap lingkungan pun perlu diperhatikan karena menarik banyak wisatawan yang datang. Sebagai kampanye pelestarian dan kepedulian terhadap alam, Pemerintah Desa Gunung Wuled, Kecamatan Rembang menginginkan agar Dusun Sipentul bisa menjadi destinasi Ekowisata. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Desa Gunungwuled, Nasirudin Latif, saat acara Kunjungan Bupati dalam Rangka “Piknik Neng Purbalingga” di Dusun Sipentul.

“Untuk suasana alam, di sini ada suatu hal yang eksklusif , yakni berburu babi hutan. Masyarakat di dusun SiPentul itu meminta agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa dialokasikan untuk pengendalian hama babi hutan. Saya berpikir mengapa tidak kita kolaborasikan saja dengan paket wisata, sehingga kami tidak perlu menganggarkan lagi, akan tetapi babi hutan akan terkendali oleh objek perburuan, di sisi lain kami memperoleh pendapatan,” tuturnya kepada siber lintas24.com, Kamis (20 Agustus 2020).

Ia juga menyarankan agar Pasar Wisata Sipentul lebih baik dibuka untuk  wisata minat khusus. Sebagai gambaran jelas, untuk mendapatkan Rp 1.000.000, cukup mendatangkan wisatawan 10 orang wisatawan minat khusus. Beda dengan wisata lokal butuh 100 orang wisatawan untuk bisa mendapatkan jumlah nominal yang sama. Hal ini untuk melihat dampak lingkungan yang dihasilkan.

“Dampak lingkungannya pasti beda, sisi safety juga lebih rumit. Kami tidak berfikir infrastruktur dialusin (dihaluskan,red), tidak, justru di situ sensasinya. Jadi, tema yang kita jual, bukan objek,” ungkapnya.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, yang hadir saat itu juga ikut menjelaskan bahwa Dusun Sipentul memiliki potensi wisata yang tidak dimiliki desa lain di Purbalingga, yakni mata air panas di Kalianget. Terlebih, dengan hadirnya nanti Bandara JB Soedirman tentu akan menunjang sektor wisata yang ada di Purbalingga.

“Nantinya potensi ini bisa dikonsepkan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) dan Owabong, setelah konsep matang nanti insyaallah kita akan mendorong agar potensi ini bisa dikembangkan,” tutur Bupati.

Editor: Rizky Riawan Nursatria.(Mg)

Comment

Berita Lainnya