Masyarakat Papua dan Papua Barat Segera Menikmati Kembali Akses Internet

By: On: Dibaca: 47,109x
Masyarakat Papua dan Papua Barat Segera Menikmati Kembali Akses Internet

Baca Juga: Layanan Data Daring di Papua dan Papua Barat Diblokir Sementara Oleh Kominfo

Baca Juga: Papua Darurat Internet, Warganet Diimbau Tidak Ikut Mendistribusikan Informasi Elektronik Terindikasi Hoaks

Masyarakat di Provinsi Papua dan Papua Barat akan kembali bisa menikmati layanan internet. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan operator seluler tengah merencanakan segera membuka pemblokiran akses internet yang sempat terputus beberapa minggu.

Baca Juga: Ada Upaya Adu Domba Banser dengan Rakyat Papua

Baca Juga: Ali Mochtar Ngabalin Imbau, Warga Jangan Sebar Provokasi yang Berpontesi Membuat Kerusuhan di Medsos

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu mengatakan, persoalan tersebut menjadi agenda pembahasan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dalam rapat Senin (2 September 2019) pagi WIB.

“Tadi pagi pak Menteri memimpin rapat dengan para operator seluler, Telkomsel, Telkom, XL, dan Indosat untuk dilakukan pembukaan pemblokiran. Di sana juga ada perwakilan dari aparat keamanan,” tuturnya.

Hasilnya, seperti disampaikan Ferdinandus, pembukaan pemblokiran akses internet di Bumi Cenderawasih itu akan dilakukan secara bertahap. Keputusan akses ke dunia maya yang tidak dilakukan secara serentak ini akan melihat faktor kondisi di lapangan.

“Jadi, tergantung kondusifitas dan stabilitas di wilayah kota atau kabupaten tersebut. Dan, penilaian ini dengan koordinasi Menkominfo dengan penegak hukum dan pihak keamanan,” tuturnya.

Ketika ditanya lebih lanjut kapan proses pembukaan gerbang internet ini untuk warga di Papua dan Papua Barat mulai dilakukan, Ferdinandus mengaku belum bisa mengungkap detailnya.

Sekedar informasi, pemerintah pertama kali melakukan pembatasan layanan internet di wilayah Papua dan Papua Barat ini sejak Senin (19 Agustus 2019). Namun pada Rabu (21 Agustus 2019) pemerintah meningkatkannya jadi pemblokiran akses di wilayah tersebut. Warga di sana hanya bisa menikmati layanan telekomunikasi telepon dan SMS saja

 

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!