by

MAN 1 Purbalingga Juara Sekolah Adiwiyata Provinsi

-Pendidikan-dibaca 129.17Rb kali | Dibagikan 97 Kali

DSC_1351

PURBALINGGA – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Purbalingga menjadi juara I sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah. Sekolah ini berhak mewakili provinsi untuk ikut di ajang yang sama di tingkat nasional beberapa bulan menjelang.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Purbalingga Ichda Masriyanto mengatakan, sekolah tersebut ditetapkan sebagai juara I berdasarkan Surat Kepala BLH Provinsi Jateng Nomor 005/BLH.I/1136 perihal penerimaan penghargaan sekolah adiwiyata.

“Kabupaten Purbalingga meraih prestasi terbaik dan mendapat juara I sekolah adiwiyata terbaik tingkat SLTA yang diraih oleh MA Purbalingga. Penghargaan diberikan saat acara Puncak Hari Lingkungan Hidup pada 4 Juni lalu di Semarang dan
diberikan oleh Wagub Jateng Heru Sudjatmoko,” katanya.

Dengan prestasi tersebut, lanjut Ichda, MAN 1 Purbalingga berhak mendapatkan hadiah pembinaan sebesar Rp 10 juta dan maju mewakili Provinsi Jateng dalam lomba sekolah adiwiyata tingkat nasional.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Purbalingga Suratno mengaku bangga dengan prestasi yang diraih tersebut karena itu sudah menjadi cita-cita sekolah ini. Namun demikian, di balik itu semua ada tanggung jawab besar untuk meneruskan dan meningkatkan budaya adiwiyata di sekolah ini.

“Seluruh warga madrasah dan mereka masih perlu didorong agar memiliki motivasi menjadikan peduli lingkungan menjadi budaya. Tidak hanya berperilaku peduli lingkungan saat ada lomba saja, tapi menjadi budaya setiap hari,” katanya.

Dalam budaya peduli lingkungan, lanjutnya, terdapat pendidikan moral yang saling berkaitan. Misalnya kebersihan, kedisiplinan, kepedulian, tanggung jawab dan religi. Ada nilai ibadah yang terkandung di dalamnya jika budaya peduli lingkungan benar-benar dijalankan dengan niat yang baik.

Menurutnya, dari segi fisik pendukung adiwiyata, sekolah tersebut sudah lengkap, hanya beberapa pembenahan yang bisa dilakukan dalam tempo yang cepat. Dia berharap adanya dukungan dari semua pihak agar sekolahnya bisa kembali berprestasi di tingkat nasional dalam ajang yang sama.

Menjadi sekolah adiwiyata merupakan programnya sejak 2013. Berbagai pembenahan dilakukan termasuk melakukan studi banding di luar kota. Kebetulan sekolah ini pernah menjadi juara sekolah sehat tahun 2013 tingkat Karesidenan Banyumas dan Juara
III Sekolah Go Green 2013 yang digelar oleh Universitas Negeri Semarang. Berbekal itulah, pihaknya optimis menjadi yang terbaik sebagai sekolah adiwiyata.

Comment

Berita Lainnya