Mahasiswa UMP Ciptakan Beton dari Limbah

By: On: Dibaca: dibaca 25.58Rbx
Mahasiswa UMP Ciptakan Beton dari Limbah

 

Fajar Yusuf, Irfauzi Firman, dan Fernanda Wisnu Hanggara mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik (FT) UMP yang tergabung dalam grup “Newbie Bravery” berhasil menciptakan beton ramah lingkungan dan keluar sebagai juara 2 nasional di ajang Innovation Concrete Competition (ICC)  Diploma Civil Scientific Competition (Disco)  program Diploma Teknik Sipil Universitas Negeri Diponogoro (Undip) Semarang.

 Mereka memanfaatkan limbah kaca dan abu sekam menjadi bahan campuran dalam pembuatan beton jenis SCC (Self Compacting Concrete) mutu tinggi.

“Jadi yang dikompetisikan dalam ajang ini yakni  presentasi inovasi kami dan mengadu daya kekuatan beton inovasi dengan kampus-kampus lain yang masuk di final ICC yaitu ada ITS, UMP, UI, UNDIP, UNS, UTU Aceh,” ungkapnya Irfauzi Irman Hidayat, Rabu (15 November 2017).

Ia menjelaskan, beton campuran limbah serbuk kaca dan abu sekam untuk pengganti komposisi semen. Menambahkan aspek yang dinilai diantaranya presentasi dan pengujian kekuatan daya tekan beton tersebut.

 “Permasalahan lingkungan dan kebutuhan akan beton kuat, ramah lingkungan,  juga ekonomis ini yang kemudian membuat kami tergerak untuk berinovasi,” ungkapnya.

Menurutnya, pemanfaatan Serbuk Limbah Kaca dan Abu Sekam sebagai Filter dalam Self Compacting Concrete” selain menjawab permasalahan lingkungan juga menghemat biaya material hingga 15 %  tiap m3 beton dari beton konvensional. Ide dengan memanfaatkan limbah serbuk kaca dan abu sekam untuk menggantikan biaya beton Rp. 121.660,- atau 13,33% komposisi semen.

Dosen pembimbing Newbie Bravery, Sulfah Anjarwati. ST., MT, menjelaskan ide inovasi beton yang dilombakan tim FT UMP merupakan inisiatif dari tim. FT UMP telah memfasilitasi laboratorium dan memberikan bimbingan intensif untuk mempersiapkan beton tersebut.

“Kurang lebih selama 3 bulan, tim ini mulai bergerilya untuk mendapatkan inovasi komposisi beton yang pas. Meskipun harus trial and error dulu,” pungkasnya.

Keberhasilan Tim Newbie Bravery mendapat apresiasi dari Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Dr Anjar Nugroho M.SI., M.HI., Selain bangga, Anjar menilai, keikutsertaan mahasiswa dalam ajang kompetisi nasional dapat menjadi sarana meningkatkan kemampuan mereka dalam hal merancang bahan bangunan dengan kekuatan maksimal namun dengan biaya yang minimal.

“Ini merupakan wujud keseriusan UMP yang serius untuk semakin berprestasi di ranah akademik,”ungkapnya (yoga tri cahyono)

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!