by

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kupas Peta Jalan Moderasi Beragama Bagi Milenial Bersama Kyai Budi dan Gus Rifqil

-Pendidikan, Teknologi, Update-dibaca 11.06Rb kali | Dibagikan 90 Kali

Baca Juga: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Pastikan Seluruh Daerah Dukung Jateng di Rumah Saja

Baca Juga: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Pastikan Seluruh Daerah Dukung Jateng di Rumah Saja

“Ini menjadi bahaya. Sehingga dibutuhkan pemahaman yang baik dan benar dalam beragama. Tidak secara instan,” kata Gus Rifqil.

Baca Juga: Durian Kartana Desa Nangkod Bakal Dapat Sertifikasi Varietas Unggul Lokal

Baca Juga: Mahasiswa KKN UMP Diterjunkan untuk Percepatan Penanganan Covid 19

Sejalan dengan pemaparan Gus Rifqil, pengasuh Pondok Pesantren Al-Ishlah Meteseh Tembalang Semarang, KH. Budi Harjono mengatakan, Islam dan kearifan lokal bisa dijodohkan atas jenius lokal yang memenuhi syarat. Keilmuannya luas, dalam, dan penguasaan-penguasaan ilmu merangkup.

Baca Juga: Bupati Banjarnegara Tegaskan Izinkan Kegiatan Ekonomi Rakyat dan Perdagangan Tetap Buka Selama “Jateng di Rumah”

Baca Juga: Masa Jabatan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi Berakhir 17 Februari 2021

“Menurut ahli arkeolog bahwa negara Indonesia itu negara yang berjiwa tengah. Dimana orang boleh saja masuk ke Indonesia tetapi hati-hati karena karakter kejiwaan Indonesia itu tengah. Maka orang harus datang ke Indonesia dengan rendah hati,”katanya

Baca Juga:  SMK YPLP Purbalingga Kawah Candramuka Sineas Muda

Comment

Berita Lainnya