by

Magister Pendidikan IPS Universitas Muhammadiyah Purwokerto Gelar Uji Sertifikasi Kompetensi

-Pendidikan-dibaca 2.66Rb kali | Dibagikan 9 Kali

Uji Sertifikasi Kompetensi untuk skema Penulisan Buku Nonfiksi, Penyuntingan Naskah/Editor, dan Penyuntingan Substantif diselenggarakan Program Studi Magister Pendidikan IPS Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Sebelas Maret bekerjasama dengan LSP Penulis Editor Profesional

Ketua Program Studi Magister Pendidikan IPS Program Pascasarjana sekaligus asesor LSP PEP, Sriyanto M mengatakan, setifikasi kompetensi untuk pelaku perbukuan saat ini menjadi penting setelah disahkan UU No 3 Tahun 2017 untuk standarisasi profesi, pengakuan kompetensi, dan penghargaan bagi para pelaku perbukuan.

“Setidaknya ada 10 pelaku perbukuan menurut UU tersebut, diantaranya adalah penulis, editor, desainer, ilustrator, penerjemah, penyadur,” katanya kepada media siber lintas24.com, Sabtu (19 September 2020).

Sriyanto berharap para pelaku perbukuan dapat distandarisasi melalui sertifikasi tersebut.

“Kegiatan berlangsung satu hari diikuti oleh 36 peserta, dan menghadirkan tiga asesor yaitu Sriyanto (UMP), Indri Murniawaty (Unnes), dan Hatib Rahmawan, (UAD),” terangnya.

Acara dilaksanakan di Gedung A FKIP UNS Jalan Ir. Sutami Surakarta, dibuka oleh Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Slamet Subiyantoro

Dalam sambutannya Prof. Slamet Subiyantoro menyampaikan bahwa regulasi kurikulum kampus merdeka belajar menuntut para dosen dan mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensinya agar dapat mengimbangi regulasi tersebut.

“Uji Sertifikasi Kompetensi diikuti oleh perguruan tinggi dari Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur, yaitu UNS, UNNES, UKSW Salatiga, ISI Surakarta, UMS, UAD, Universitas PGRI Ronggolawe Tuban,” katanya.

Kegiatan dilaksanakan secara luring, namun tetap memberlakukan protokol kesehatan dengan mengatur jarak dalam satu ruangan maksimal 15orang, menggunakan masker, dan tersedianya handsanitizer

 

 

Comment

Berita Lainnya