Lukman Eko Saputro, Kumpulkan Rupiah Bersama Kelinci

By: On: Dibaca: dibaca 75.20Rbx
Lukman Eko Saputro, Kumpulkan Rupiah Bersama Kelinci

Bagi sebagian orang Kelinci adalah hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan. Perawatannya pun tidak sulit serta bisa dilakukan di mana saja.

Memelihara kelinci bisa menjadi hal yang menyenangkan. Namun, ada beberapa perlakukan yang harus pahami,  diantaranya bahwa kelinci butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan rumah barunya.

Seperti Lukman Eko Saputro (26) warga Desa Brecek, Kecamatan Kaligondang mulai memelihara kelinci hias sejak di bangku Sekolah Dasar. Saat itu, Lukman kecil tergoda untuk memanfaatkan sisa rumput makanan untuk Sapi dan Kambing milik Kakeknya.

“Ya, waktu itu sebelum saya memulai memelihara kelinci,saya melihat banyak sisa rumput yang berserakan disekitar kandang sapi dan kambing, Saat itu saya minta dibelikan dua ekor Kelinci hias kepada kakeknya,”katanya kepada Tabloid Elemen dan lintas 24.com, Senin (09 September 2017).

Tahun 2004, Lukman mengasah Ilmu secara otodidak tentang cara memelihara Kelinci yang benar dan dapat berkembang biak dengan baik. Prospek usaha ternak kelinci cukup menjanjikan, apalagi saat ini kelinci menjadi primadona baru dikalangan pecinta hewan.

“Apalagi kelinci merupakan hewan yang jinak, mudah beradaptasi juga mudah berkembang biak,”ungkap Pria Lulusan Jurusan Elektronika SMK YPT 2 Purbalingga Tahun 2009.

Bapak dua anak ini mengaku tidak mempunyai resep khusus dalam memelihara Kelinci. Harus konsisten dan jangan mengubah menu makan. Kelinci yang dipeliharanya mendapatkan asupan pakan berupa pelet kelinci dan rumput kering.Kelinci yang diberikan pagi dan sore.

“Kelinci diberi makan pagi dan sore dengan pelet khusus,malam hari  diberi rumput kering dan setiap hari kandang harus dibersihkan dan jangan dimandikan cukup di tabur bedak bayi ditubuhnya dan disisir,”tuturnya.

Sekarang, Lukman Rabbit julukan diantara teman-temanya terus menekuni, usaha jual beli kelinci hias diantarannya English Anggora, Holand Loop, Fuzzy Loop, Netherland Drawf, Flemish Giant, New Zealand White,dll.

“Kelinci Flemish Giant (Kelinci Australia) paling sulit perawatan karena harus adaptasi tempat,”ungkapnya.

Anda tertarik untuk membeli atau belajar memelihara Kelinci, Lukman membuka lebar pintu rumahnya di Jalan Raya Brecek RW 02 RW 02 Desa Brecek,Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga. Andapun dapat menjumpai di pinggir Jalan Jenderal Soedirman (timur Alun-alun Purbalingga) atau di Jalan Letkol Isdiman(barat Perempatan Banteng) dengan ciri khas mobil jeep miliknya. Dan dapat menghubungi melalui telepon selular di nomer 085726352727. (yoga tri cahyono)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!