Menu
Media Online Terpercaya

LPSK Siap Tiru Pengelolaan Arsip di Purbalingga

  • Share

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berkunjung dan belajar masalah kearsipan di Kabupaten Purbalingga. LPSK melihat secara langsung bagaimana sistim kearsipan di Kota Perwira ini, jika ada yang dapat diapliksikan, nantinya akan ditiru.

BACA JUGA: 

33 Orang di Banyumas Positif Covid-19. Klaster Mushala Muncul Lagi

“Jangan anggap semua lembaga pusat lebih hebat dari daerah. Justru tujuan kami ke sini adalah untuk melakukan studi tiru. Jika ada hal bagus untuk diaplikasikan akan kami tiru. Ini kami mohon ijin,” kata Pimpinan rombongan LPSK Abadi Yanto,” katanya

BACA JUGA:

Polisi Konsentrasi Pantau Jalan Tikus dan Travel Gelap Saat Larangan Mudik Lebaran 2021

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purbalingga, Yanuar Abidin mengatakan, arsip memiliki peranan penting, sebagai dokumen dan catatan yang akan menjadi bagian dari sejarah di masa depan.

“Arsip juga merupakan salah satu alat bukti resmi mengenai penyelenggaraan administrasi pemerintah, kehidupan berbangsa serta sebagai alat bukti yang syah dalam proses peradilan,” katanya.

BACA JUGA:

Ini Kawasan yang Boleh Mudik Lokal pada 6-17 Mei 2021

Ia menambahkan, meski sangat penting, kearsipan sering terkendala oleh berbagai permasalahan seperti metode penyimpanan, pengarsipan, maupun pengelolaan yang tidak sesuai kaidah-kaidah kearsipan.

Pemkab Purbalingga dalam mengimplementasikan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU No. 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan, telah mengeluarkan sejumlah regulasi pendukung tata kelola kearsipan.

BACA JUGA:

Lintas Komunitas Gelar Bakti Sosial di Purbalingga

“Setidaknya ada delapan peraturan, baik peraturan daerah maupun peraturan bupati yang mengatur tentang kearsipan,” ungkapnya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *