by

Lomba Memasak Hari Kartini Nasgor Kadindik Lebih Lezat dari Nasgor Bupati

-Inspirasi-dibaca 120.70Rb kali | Dibagikan 70 Kali

P1010322

Nasi goreng (nasgor) bertemakan Sang Mentari Untuk Kaum Papa hasil racikan tangan perkasa Kepala Dinas Pendidikan Purbalingga, Tri Gunawan, keluar menjadi juara 1 dalam rangka memperingati Hari Kartini ke 137 di komplek Pendapa Dipokusumo Purbalingga, Rabu (20/4).

Lomba yang dikhususkan bagi para pejabat di lingkungan pemkab Purbalingga ini penuh antusiasme berkompetisi sehingga banyak yang harus dibantu instruksi dari sang istri.

Dengan tehnik memasak ala Chef yang cukup rumit, Tri Gunawan mampu menyajikan nasi goreng yang akhirnya dinilai paling menarik dan sesuai dengan kriteria yang ditentukan juri dan mengalahkan nasgor racikan Bupati Purbalingga, Tasdi.

Disela-sela memasang nasgor, Tri Gunawan menerangkan, tema nasgor diambil dari keberhasilan Dinas Pendidikan melalui SMK Negeri 3 Purbalingga meraih TOP 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (SiNovik) tingkat Nasional.

“Saat masih sekolah di SMP, Saya terbiasa memasak nasgor.Nasi dan  bumbu tersedia dirumah, praktis, cepat, dan obat lapar. Sekarangpun saya masih sering memasak bersama anak istri dirumah. Yang pasti untuk membina kebersamaan dengan keluarga,” katanya sambil terus mengiris bumbu-bumbu dapur.

Terlihat tak kalah cekatan, tangan perkasa Bupati Tasdi mantap saat harus mengulek bumbu, menggoreng telor, memasak nasi goreng bahkan hingga menyajikannya dalam tiga piring saji.

Sang Istri, Erni Widyawati Tasdi yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Purbalingga ikut serta memberikan komando kepada Bupati Tasdi urut-urutan memasak.

“Alhamdulillah Bapak (Bupati Tasdi-red) masih terampil memasak karena keseharian juga sering memasak untuk anak-anak dan keluarga. Seleranya harus pedas sesuai selera keluarga,” kata Ketua TP PKK Ny Erni Tasdi.

Sembari menggoreng nasi, Bupati Tasdi menjelaskan, memasak nasi goreng juga memiliki filosofi penting. Membuat nasi goreng diperlukan ketelitian, komponen bahan-bahan dan ukurannya juga harus tepat. Dimana dalam kegiatan memasak harus meramu berbagai macam bumbu sehingga dapat membuat masakan yang enak.

“Sama halnya dengan tugas seorang pemimpin yang harus mampu meramu berbagai potensi dan persoalan sehingga dapat menghasilkan produk kebijakan yang dapat menyenangkan dan bermanfaat bagi rakyat,” katanya

Bupati Tasdi menuturkan, diadakanya lomba memasak nasi goreng bagi babap-bapak bukan hanya sekedar untuk hura-hura dalam memperingati kelahiran pahlawan nasional Raden Ajeng Kartini. Namun kegiatan tersebut diharapkan mampu memupuk kebersamaan antar para pejabat. Juga kebersamaan dalam keluarga karena dapat merasakan betapa susahnya pekerjaan memasak yang biasa dilakukan kaum ibu.

Secara keseluruhan, hasil lomba memasak nasi goreng Hari kartini, Juara I Kepala Dindik Tri Gunawan Setyadi, Juara II Camat Mrebet Bambang Widjonarko, Juara III Bupati Purbalingga Tasdi. Juara Harapan I, II dan III secara berurutan Camat Kaligondang Harsono, Ketua Pengadilan Negeri Totok Sapto Indarto, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Imam Hadi.

Panitia juga memberikan penghargaan kepada Kapolres AKBP Anom Setyaji sebagai peserta terfavorit, Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) Sidik Purwanto menjadi peserta Terunik, Kepala Bapermasdes R Imam Wahyudi sebagai peserta Tercepat dan Kepala Satpol PP Suroto menjadi peserta Terheboh.(Muhammad noor)

Comment

Berita Lainnya