by

Lahan Kebanjiran, Petani Bawang di Brebes Rugi Rp 3.18 Milliar

-Peristiwa, Update-dibaca 3.15Rb kali | Dibagikan 38 Kali

Bencana banjir yang melanda wilayah pantura Kabupaten Brebes di sektor pertanian, dalam kurun waktu sepekan belakangan ditaksir merugikan mencapai Rp 3.18 milliar.

Dari hasil pendataan dampak banjir yang dilakukan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes diketahui total luasan tanaman bawang merah yang terendam mencapai 616 ha. Adapun luasan lahan, tersebar di empat kecamatan wilayah Pantura Brebes. Yakni, Kecamatan Wanasari, Bulakamba, Tanjung dan Kersana.

“Dampak banjir kemarin ( 1 Januari), ada 616 ha tanaman bawang yang terendam, dan 79,6 ha di antaranya mengalami puso. Ini dari hasil pendataan sementara kami. Kerugian sebanyak itu, dialami para petani bawang merah lantaran puluhan hekater (ha) tanaman bawangnya terendam banjir dan puso atau gagal panen,” tuturKepala DPKP Kabupaten Brebes, Yulia Hendrawat, Senin 6 Januari 2020.“

Ia menjelaskan, sekitar 79,6 ha di antaranya mengalami puso. Rata-rata tanaman yang terendam banjir itu umurnya di bawah 1 bulan, atau masih dalam bentuk benih karena umbinya belum muncul. Tanaman yang terendam masih berupa benih, kerugian yang terjadi antara 30-40 persen dari seluruh biaya produksi yang besarnya mencapai Rp 115 juta per ha.

“Kalau yang puso 79,6 ha, hasil perhitungan kami kerugian yang terjadi mencapai Rp 3,18 miliar. Tanaman yang puso ini semuanya baru berumur kurang dari 1 bulan atau masih benih,” ungkapya.

Sementara itu, dampak banjir terhadap sektor pertanian yang paling parah dialami wilayah Kecamatan Wanasari. Di kecamatan itu, tanaman bawang yang terendam mencapai 457 ha.

Dari jumlah tersebut 79,6 ha di antaranya puso. Luasan tersebut tersebar di sembilan desa. Yakni, Desa Sisalam, Glonggong, Lengkong, Sidamulya, Siasem, Sigentong, Tanjungsari, dan Dukuhwringin. Sedangkan di wilayah kecamatan lainnya, seperti Bulakamba, Kersana dan Tanjung, tanamannya masih bisa diselamatkan.

“Kalau tanaman bawang yang puso ini seluruhnya terjadi di Kecamatan Wanasari,” katanya.

Kendati demikian, dampak banjir yang terjadi itu, secara umum tidak mempengaruhi produksi bawang merah di Kabupaten Brebes. Sebab, luasannya terbilang masih kecil hanya 616 ha. Sementara luasan total tanaman bawang merah pada musim kali ini yang mencapai 6.713 ha.

“Memang secara umum, dampak banjir ini tidak mempengaruhi produksi bawang merah di Brebes. Apalagi, dalam setahun luasan tanamnya mencapai 30.000 ha. Sedangkan pada musim kali ini saja mencapai 6.713 ha,” ungkapnya

 

 

Comment

Berita Lainnya