by

Kwarda Jateng Gelar Sarasehan Peningkatan Kesadaran Bela Negara

-Bisnis, Pendidikan, Update-dibaca 8.65Rb kali | Dibagikan 53 Kali

Setiap manusia pasti membela sesuatu yang dimilikinya. Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka termasuk upaya bela negara, saling menjaga toleransi agama juga termasuk upaya sikap bela negara, yakni saling menjaga keamanan, ketertiban dan kerukunan.

Hal tersebut diungkapkan Kak M. Dian Nafi’ dalam pemaparan materi Bela Negara menurut perspektif agama di Sarasehan Peningkatan Kesadaran Bela Negara yang diselenggarakan Kwartir Daerah Jawa Tengah (Kwarda Jateng) di Surakarta, Kamis (25 April 2019) malam.

“Mengamalkan serta menerapkan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari oleh para anggota Pramuka termasuk upaya bela Negara,”ungkap Kak M. Dian Nafi’ yang Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan Surakarta.

Dalam sarasehan itu dipaparkan juga materi bela Negara dari tinjauan hokum. Seperti materi yang disampaikan Kak A. Hendroyono SH. MH, Dosen Ilmu Hukum Universitas Diponegoro Semarang.

Ia menjelaskan tentang implementasi kesadaran bela negara dalam berpolitik dan berdemokrasi. Bela Negara di bidang hukum adalah tekad, sikap, dan tindakan warga negara yang terpadu dan berlanjut dalam kesadaran hidup berbangsa dam bernegara.

“Indonesia merupakan negara yang kaya dan luas yang memiliki banyak masyarakatnya, sebanyak 17.800 pulau, 1.140 suka dan 265.000.000 penduduk berada dalam satu negara dengan luas 3.800 KM², adalah tantangan besar kita untuk menjaga sikap bela negara di diri masyarakat,”ungkapnya.

Hal yang sama diungkapkan Ketua Bidang Binamuda Kwarda Jateng. Kak Hernowo Budi Luhur menjelaskan tentang Bela Negara sebagai wujud pengalaman Pancasila.

“Ancaman perang pada zaman saat ini antara lain, Proxy War, Asymmetric War, Cyber War, maka dari itu perlunya sosialisasi mengenai pentingnya sikap bela negara dan cinta tanah air,” ungkap Kak Hernowo.

Sementara, Sekretaris Kwarda Jateng, Kak A.Istajib berharap, anggota Gerakan Pramuka harus mampu berkarya dan selalu mengingat visi dan misi untuk mencapai tujuan berupa anggota Pramuka yang berkarakter, cakap, berdaya saing, dan peduli.

“Harapannya, tidak akan ada gangguan untuk menjamin kelangsungan Negara dan Bangsa Indonesia,”ungkapnya. (member Indonesia Scout Journalist #1136)

Comment

Berita Lainnya