Menu
Media Online Terpercaya

Kuota PPDB Jalur Zonasi SMPN di Banyumas Dipatok  60 Persen

  • Share
Ilustrasi Meja Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP di Kabupaten Purbalingga

Dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Kabupaten Banyumas 2021 kuota zonasi dipatok maksimal 60 %. Kebijakan ini diambil sebagai solusi agar SMP Negeri yang wilayahnya berdiri di 2 desa dapat lebih maksimal mengakomodir semua siswa yang masuk dalam zona.

Kasubag Perencanaan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Banyumas mengatakan, draft juknis PPDB 2021 Kabupaten Banyumas sampai Senin (7 Juni 2021) masih di bagian hukum untuk diperiksa. Pihaknya belum bisa mempublikasikan juknis PPDB 2021 dikarenakan masih berupa draft yang sangat mungkin terdapat kekurangan.

“Dalam minggu ini mudah-mudahan sudah selesai. Setelah juknis clear segera kami publikasikan,” katanya kepada media siber lintas24.com, Rabu (9 Juni 2021).

Ia menjelaskan dari pemetaan Dindik Banyumas di seluruh SMPN, kuota yang ditetapkan untuk jalur zonasi maksimal sebesar 60 %. Angka ini dari perhitungan Dindik masih aman untuk mengakomodir siswa yang masuk dalam zona di seluruh SMPN seBanyumas. Di Banyumas sendiri terdapat 2 SMPN yang berdiri di 2 wilayah desa dalam 1 kecamatan.

“SMPN 1 Kemranjen zona 1 dari Desa Karangjati dan Kecila. Di SMPN 1 Cilongok zona 1 dari Desa Cilongok dan Pernasidi,” terang dia.

Dilanjutkannya di SMPN 1 Kemranjen dengan kuota zonasi yang ditetapkan sebesar 60 %, untuk mengakomodir siswa dari Desa Kecila dan Desa Karangjati masih aman. Keterisian siswa yang berdomisili di Desa Kecila dan Karangjati hanya sekitar 36 %. Itupun jika seluruh lulusan SD/MI mendaftar di SMPN 1 Kemranjen.

“Di SMPN 1 Cilongok lebih tinggi. Sampai 53 %,” katanya.

 

 

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *