by

Kota Bekasi Siap Terapkan Tahapan New Normal

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memaparkan ada tiga proses menjalani tatanan normal yang baru atau new normal dalam waktu dekat, baik oleh pihak pengelola mal dan pasar, maupun masyarakat pada umumnya. Semua berbasis pada protokol kesehatan yang berlaku saat ini.

“Ini nanti kita lihat keseriusan new normal dari warga sendiri seperti apa. Apakah sudah benar-benar melakukan imbauan pemerintah atau belum. Kalau tidak pakai masker ya tidak boleh masuk,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pada fase pra normal para pelaku usaha dan pengelola mal harus menyediakan alat pengukur suhu tubuh berupa thermo gun, hand sanitizer, bahkan masker dan sarung tangan.

Kemudian, masuk fase II atau recovery dari tanggal 8 Juni sampai 14 Juni 2020 dimana masanya membangun kepercayaan masyarakat dan melakukan penguatan jaringan pengaman sosial untuk membangun aktivitas perekonomian.

Terakhir fase III pada 15 Juni 2020 sampai 30 Juni 2020, yakni untuk melakukan perubahan struktur sosial dan ekonomi dengan mempertajam normalitas sektor di bidang kesehatan, dunia usaha dan jasa, perdagangan, pendidikan, pariwisata, dan transportasi dengan penerapan sistem aktivitas baru dengan tetap menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

“Kita akan terapkan secara bertahap semuanya itu. Misalnya restoran dari yang tadinya hanya boleh dibawa pulang, nanti boleh makan di tempat, tapi kapasitas bangkunya dikurangi 50 persen dan diberi jarak satu meter,” kata Rahmat

 

 

 

Comment

Feed Berita