Komunitas Vitara Escudo Sidekick (VES) Gandeng 1000 Guru Bandung-Gelar Traveling and Teaching di Garut

By: On: Dibaca: dibaca 121.74Rbx
Komunitas Vitara Escudo Sidekick (VES) Gandeng 1000 Guru Bandung-Gelar Traveling and Teaching di Garut

 

Komunitas Vitara Escudo Sidekick (VES) Karawang dan Bandung,  Jumat-Minggu (5-7 Mei 2017), menggandeng komunitas 1000 guru Bandung melakukan bakti sosial yang dipusatkan di SD Negeri Pangeureunan 5 Dusun Kubang, Desa Pangeureunan Blubur Limbangan Kabupaten Garut

15 kendaraan tangguh Sport Utility Vehicle (SUV) pabrikan Suzuki menyusuri jalanan bertanah liat, terjal dan berbatu menuju Dusun Kubang Desa Pangeureunan Blubur Limbangan Kabupaten Garut.

65 orang anggota komunitas Vitara Escudo Sidekick (VES) Karawang dan Bandung. Komunitas yang satu ini tidak hanya aktif pada dunia otomotif namun juga berkomitmen dengan mengedepankan kegiatan sosial, pendidikan dan lingkungan.

Ada hal yang menarik di Desa Pangeureunan, yang memiliki luas wilayah 1.350 ha dengan jumlah penduduknya sebanyak 5.695 jiwa, yakni Kampung Cimulu, secara administratif kampung ini berada di Kabupaten Garut, namun lokasinya cukup dekat dengan Kabupaten Bandung. Umumnya, anak-anak kampung Cimulu memilih  melanjutkan sekolah jenjang SMP dan SMA di wilayah Kabupaten Bandung.

“Kegiatan ini dalam rangka memeperingati Hari Pendidikan 2017, Kami di VES Community memang berkomitmen untuk itu, salah satunya berkolaborasi dengan Komunitas 1000 Guru dengan melaksanakan “Traveling and Teaching” hampir di seluruh Indonesia setiap tahun,”ungkap Ketua Pelaksana yang juga Ketua 1000 Guru Bandung Trioga Nugraha kepada lintas24.com dan tabloid elemen.

Kegiatan kali ini VES membidik, semangat belajar anak-anak di SD Negeri  Pangeureunan 5. Dari kesederhanaan kehidupan sehari-hari telah membuat pondasi kuat dalam belajar terbukti dari prestasi siswa yg di ukir dalam setiap lomba tingkat Kecamatan dan Kabupaten .

Kegiatan berbagi untuk sesama ini telah menjadi agenda rutin tahunan dan kegiatan ini serempak mereka lakukan di 20 cabang VES Community yang tersebar di Indonesia.

Memiliki tagline One Unity, VES juga berkomitmen untuk menyatukan keberagaman agar menjadi satu kesatuan yang diwujudkan dengan berbagai kegiatan sosial. Berdiri tanggal 6 Agustus 2012 di Jakarta, komunitas ini telah memiliki 2100 anggota yang terbagi dalam 20 cabang, diantaranya, , Batam, Aceh, Riau, Sumatera UtaraJabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Tengah.

Program 1000 Guru

1000 Guru adalah akun twitter inspirasi bagi pendidikan pedalaman dan perbatasan negeri ini. Dibentuk pada 22 Agustus 2012 oleh Jemi Ngadiono. Pada awalnya 1000 Guru adalah akun inspirasi dengan memberitakan keadaan realita pendidikan di pedalaman pelosok negeri melalui media sosial.

Namun kini berkembang dengan  melakukan aksi sosial nyata dengan turun langsung membantu pendidikan anak-anak  pedalaman negeri. Ada beberapa aksi yang dilakukan oleh komunitas 1000 Guru, diantaranya:  Traveling and Teaching (TnT), Teaching and Giving (TnG), Pengobatan Gratis, Beasiswa Guru Pedalaman, Smart Centre, dan Moral Campaign.

“Untuk wilayah Bandung, 1000 Guru Bandung merupakan salah satu regional Gerakan 1000 Guru di Indonesia yang didirikan pada tanggal 20 Desember 2014, “ungkap Trioga Nugraha.

Diawal terbentuknya, 1000 Guru Bandung terdiri atas tim inti yang berasal dari kalangan mahasiswa dengan latar belakang pendidikan dan profesi yang berbeda-beda, namun memiliki kesamaan tujuan untuk ikut ambil andil dalam kemajuan pendidikan Indonesia.

1000 Guru Bandung bukan berarti komunitas yang beranggotakan 1000 orang Guru akan tetapi nama 1000 Guru dimaksudkan bahwa siapapun bisa menjadi pendidik tanpa harus menyandang gelar guru. Disini semua kalangan tanpa batasan profesi kesehariannya bisa ikut merasakan menjadi seorang Guru Sehari di  pedalaman/ pelosok Negeri.

“Kami menapak pedalaman dan pelosok negeri untuk turut mengembangkan semangat pendidikan anak sekolah dasar. Berbagi semangat dan kebahagiaan kepada mereka diharapkan dapat menumbuhkan motivasi belajar mereka dalam meraih cita citanya,”ungkapnya.

1000 Guru Bandung akan melakukan beberapa jenis kegiatan, diantaranya : A. Travelling and Teaching (TnT)  Kegiatan traveling and teaching ini mengajak generasi muda dari berbagai  latar belakang profesi berbeda, yang berusia 19-35 tahun sebagai volunteer  khususnya yang menyukai traveling ke pedalaman Jawa Barat.

Namun, tidak hanya  bertujuan mengexplore lokasi wisata, kegiatan ini sekaligus juga mengajak volunteer untuk terlibat mengajar adik-adik di Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtiyah (MI)  di daerah sekitar lokasi traveling. Kegiatan ini biasanya berlangsung 2-3 bulan sekali dengan durasi waktu 3 hari 2 malam (biasanya weekend). Cara mengajar dalam program TNT ini adalah fun teaching yang melibatkan para volunteer dalam menyusun bahan ajarnya.

Pada kegiatan ini pun ada pemberian motivasi kepada siswa agar terus semangat sekolah. Selain itu, ada pemberian donasi untuk kebutuhan sekolah masing-masing, misalnya barang/ uang untuk membantu sarana dan prasarana sekolah untuk mengajar.

Sebelum pelaksanaan traveling and teaching tim 1000 Guru Bandung melakukan survey beberapa sekolah yang telah kami kumpulkan informasinya dari beberapa pihak tentang keterbatasan fasilitas penunjangnya. Ada beberapa aspek yang  kami pertimbangkan sebelum memutuskan untuk memilih suatu sekolah sebagai tujuan travelling and teaching,

“Target kegiatan kolaborasi VES dan 1000 guru Bandung adalah sekolah yang berada di pedalaman, minim fasilitas dan membutuhkan bantuan (kondisi infrastruktur  sekolah, fasilitas dan tenaga pengajar). Serta siswa sekolah tersebut kebanyakan berasal dari keluarga dengan penghasilan menengah kebawah dan  terdapat destinasi traveling didaerah tersebut,”ungkapnya. (wiwit windhiarto)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!