by

KK Miskin Dapat Bantuan Kambing

-Daerah-dibaca 109.13Rb kali | Dibagikan 47 Kali

bantuan ksm

 

 

Sebanya 50 Keluarga Sangat Miskin (KSM) di Desa Kutawuluh dan Desa Parakan Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah menerima bantuan bibit kambing jawa randu. Bantuan diberikan secara simbolis oleh Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo  di Pendopo Balai Desa Kutawuluh paca acara penyerahan bantuan sosial bibit ternak kambing kegiatan pelatihan ketrampilan berusaha bagi keluarga miskin Banjarnegara Kamis (29/10) lalu. “Jumlah bantuan bibit ternak kambing semuanya berjumlah 50 84 ekor dan dibagi untuk dua desa yaitu 25 KSM dari Desa Kuawuluh dan 25 Desa 25 KSM Desa Parakan. Data tersebut Berdasarkan proposal yang diusulkan dari kepala Desa Kutawuluh dan Kepala Desa parakan dan telah diverifikasi,” kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Dwi Suryanto.

Bantuan bibit kambing tersebut, kata Dri Suryanto bertujuan untuk memberdayakan keluarga miskin atau keluarga rawan sosial ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Agar dalam pengelolaanya sesuai dengan harapan, terlebih dahulu penerima mendapat pelatihan. Selama dua hari calon penerima diberikan pelatihan cara membuat pakan ternak dan  cara pengolahan kotoran kambing menjadi pupuk organik. ”Bantuan kambing tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan serta menumbuhkan kegiatan usaha ekonomi produktif keluarga miskin serta rawan sosial ekonomi serta melatih dan menumbuhkan kemampuan keluarga untuk mengelola usaha ekonomi produktif secara kelompok. Diharapkan mereka mampu merubah pola pikir dan sikap mental keluarga miskin dari ketergantungan dan konsumtif menjadi mandiri dan produktif.

Bupati  Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo, pada kesempatan itu mengatakan, salah satu upaya pemerintah dalam rangka penanggulangan kemiskinan adalah dengan melakukan kegiatan fasilitasi managemen usaha bagi keluarga miskin.“Konsep pelaksanaan  penanggulangan kemiskinan dilaksanakan melalui upaya peningkatan usaha ekonomi produktif bagi masyarakat binaan sosial dengan membentuk kelompok usaha bersama (KUBE), Kube yang dibentuk diarahkan menjadi wadah untuk meningkatkan kegiatan usaha ekonomi produktif (UEP) khususnya dalam peningkatan pendapatan keluarga serta sebagai motivasi untuk lebih maju secara ekonomi dan sosial,” katanya

Ia berharap melalui kegiatan ini, mereka bisa menjadi penggerak dan motor dalam upaya penggulangan kemiskinan di wilayah masing-masing, terutama diawali dari peningkatan kesejahteraan keluarga sendiri. Ditambahkan Bupati, penduduk miskin di Banjarnegara masih cukup tinggi, namun karena anggaran yang terbatas maka alokasi penanggulangan kemiskinan masih terbatas jumlahnya dan belum mampu menangani semua populasi penduduk miskin di wilayah Banjarnegara.

“Hari ini kami serahkan bantuan bibit ternak kambing untuk masing-masing kube sebanyak 6 ekor sebagai modal awal kube dalam menjalankan kegiatan usaha kelompok, harapan kami modal ini bisa berkembang meski bantuan yang diberikan tidak semuanya sesuai harapan para penerima karena kemampuan APBD yang terbatas,” jelas Sutedjo.  Sutedjo juga berharap bantuan kambing yang diberikan bisa dikelola dengan baik sehingga sebagian hasil usahanya dapat disisihkan bagi masyarakat miskin di lingkungannya yang membutuhkan.

Berdasarkan dara Disnakertransos Banjarnegara, kegiatan ketrampilan berusaha bagi keluarga miskin telah dilaksanakan dari tahun 2012 sampai dengan sekarang tahun 2015 total penerima bantuan sosial berupa ternak kambing berjumlah 380 KSM.

 

Comment

Berita Lainnya