by

Ketua PMI Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi: Jajaran dan relawan PMI harus selalu ada untuk masyarakat yang sedang membutuhkan

-Inspirasi, Update-dibaca 3.90Rb kali | Dibagikan 6 Kali

Keberadaan Palang Merah Indonesia (PMI) di tengah masyarakat sangat penting karena lembaga kemanusiaan ini harus selalu melayani masyarakat apabila dalam kesulitan, termasuk saat pandemi ini.

Jajaran dan relawan PMI harus selalu ada untuk masyarakat yang sedang membutuhkan baik itu pada saat bencana alam maupun bencana non alam seperti pandemi Covid-19, masalah sosial, dan juga masalah-masalah lainnya,” ungkap Ketua PMI Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi juga Bupati Purbalingga, dalam peringatan HUT ke-75 PMI, di markas PMI, Kamis (17 September 2020).

Ia menambahkan, sesuai tema, ‘Solidaritas untuk Kemanusiaan’,  PMI melakukan aksi kemanusiaan untuk mencegah penyebaran covid-19. Aksi yang dilakukan yakni dengan penyemprotan desinfektan serta pembagian masker di Pasar pekiringan Karangmoncol, aksi donor darah, anjangsana ke mantan ketua PMI, dan mengikuti peringatan HUT PMI secara virtual.

“Selain itu juga digelar tasyakuran sederhana serta pemberian tali asih kepada relawan dan karyawan PMI yang sudah lama mengabdi,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan,  PMI merupakan organisasi masyarakat yang membutuhkan kebersamaan. Oleh karena itu PMI harus tangguh.  Jajaran pengurus, staff, dan relawan PMI harus bekerja untuk rakyat dengah hati yang ikhlas.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajarannya yang telah mendedikasikan dirinya demi kemanusiaan, termasuk dalam ikut membantu pencegahan covid. PMI selalu memegang teguh kebersamaan tanpa membedakan pandangan politik, ras, budaya, agama dan lainnya. Siapun warga yang membutuhkan kami siap membantu,”tegas Dyah Hayuning Pratiwi.

Sementara itu, dalam acara tasyakuran sederhana di markas PMI, para pengurus yang berkesempatan hadir, karyawan PMI, pengurus Unit Donor Darah dan Klinik, mengikuti pidato virtual ketua PMI Pusat Jusuf Kalla.

Mantan Wakil Presiden itu juga meresmikan Politeknik Abdi Kemanusiaan untuk Bangsa dan Negara (Akbara) yang membuka program studi (prodi) baru yakni Manajemen Penanggulangan Bencana dan Digitalisasi Bisnis. Pembukaan kedua prodi tersebut sekaligus menandai berubahnya  Akademi Bank Darah (Akbara) PMI menjadi politeknik Akbara.

 

 

Comment

Berita Lainnya