by

Keren, Wartawan di Purbalingga Memakai Seragam Pramuka di Puncak Acara HUT ke 59 Pramuka

-Daerah-dibaca 3.81Rb kali | Dibagikan 13 Kali

Terlihat pemandangan yang berbeda dalam puncak acara Hari Pramuka ke 59 tahun 2020 di Kwartir Cabang (Kwarcab) Purbalingga.

Usai upacara dengan jumlah peserta terbatas dan diikuti secara daring oleh 37 peserta dari pengurus Kwarran, dan seluruh anggota pramuka, di Pendopo Dipokusumo, Sabtu (29 Agustus 2020).

Digelar acara konferensi pers yang dikemas dengah tajuk Jumpa Tokoh. Acara ini dihadiri Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Pramuka Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, Ketua Kwartir Cabang (Ka Kwarcab) Pramuka Purbalingga, Subeno dan Wakil Ketua Kwartir Cabang Bidang Humas dan Protokol Tri Gunawan.

Jumpa tokoh ini memang lazim diselenggarakan dalam setiap kegiatan pramuka. Namun kali ini, acara ini diiukuti oleh para wartawan yang biasa meliput kegiatan di Kabupaten Purbalingga. Sebanyak 14 orang wartawan berpakaian Pramuka lengkap.

Suasana sesi tanya jawab menjadi  riuh ketika Kamabicab Dyah Hayuning Pratiwi tiba-tiba mengubah susunan acara yang telah dibuat oleh Andalan Protokol Kwarcab. Kamabicab membalik bertanya kepada para wartawan.

“Boleh dong, biasanya kakak-kakak wartawan bertanya kepada saya, sekarang saya balik, saya yang bertanya kepada Kakak-kakak semua,” cetus Dyah Hayuning Pratiwi.

 

“Kapan Kakak-kakak wartawan terakhir kali mengenakan seragam pramuka yang keren ini. Coba Kak Ryan, bagaimana kesan Kakak, saat ini mengenakan seragam pramuka,” lanjutnya.

“Terakhir saat SMA. Saya merasa terlahir muda kembali. Saya merasa berusia 16 tahun. Bangga rasanya dapat memakai seragam Pramuka lagi,” jawab Ryan Rachman, wartawan Suara Merdeka.

Sekarang coba Kak Joko (Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Purbalingga-red). Bagaimana kesan Kakak, saat ini mengenakan seragam pramuka,” kata Dyah Hayuning Pratiwi.

“Rasanya sedikit bergetar. Karena banyak rasa, karena Pramuka itu luar biasa,”ungkap Joko Santoso

Aditya Wisnu Wardana, wartawan Radar Banyumas mengatakan dalam penanganan covid-19 antara Kwarcab Purbalingga dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga sudah bersinergi dengan cukup baik.

“Kemarin kami lihat di pendopo mengadakan bagi-bagi masker ini sudah sangat bagus dan masukan dari kami tidak hanya di pusat-pusat keramaian saja tapi menyeluruh ke setiap desa-desa di Purbalingga,” kata Adit.

Wartawan menyarankan agar kegiatan pembagian masker ataupun edukasi tentang pencegahan covid-19 bisa dilakukan di tempat-tempat yang jarang dijangkau atau di desa-desa. Seperti halnya di pasar tradisional yang ada di daerah pinggiran yang jarang tersentuh bantuan masker.

“Ada beberapa daerah yang belum terjamah dari sosialisasi dan edukasi pencegahan covid-19 seperti kemarin pada saat razia masker di wilayah Kecamatan Karanganyar terjaring 160 warga yang tidak menggunakan masker,” ujarnya.

Ka Kwarcab, Subeno mengemukakan, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purbalingga menggagas terbentuknya Satuan Karya (Saka) Jurnalis.

“Memang sejak awal ingin mendorong Pramuka untuk memperbanyak kegiatan menulis dan mewartakan kegiatan Pramuka yan‎g bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya

Ditambahkan Subeno, Kwarcab Purbalingga terus mengedukasi penggunaan teknologi digital untuk hal-hal yang positif. Literasi digital yang bijak dalam berinternet diharapkan mampu mengubah mindset digital dari sekadar untuk bersosial menjadi lebih produktif.

“Kami sepakat semoga Saka Jurnalis dapat terbentuk. Beritakan yang baik-baik, beritakan bahwa Pramuka itu berbuat sesuatu memberikan setitik bakti bagi bangsa ini. Meskipun setitik tapi kalau bisa dilakukan setiap hari dirawat dan dipelihara akan menjadi besar,” tuturnya.

Dalam Jumpa tokoh ini juga disimulasikan konferensi pers dari Pwi yang mengedapankan protokol pencegahan covid-19, diantaranya jaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan sebelum kegiatan

 

 

 

Comment

Berita Lainnya