by

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purbalingga, Umar Fauzi: Fasilitas Gedung Korpri Siap Untuk Karantina Pelanggar Perbup Nomor 56 Tahun 2020

Fasilitas di Gedung Korpri jalan Mayjend Sungkono yang dialihfungsikan sebagai rumah karantina telah disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, Umar Fauzi menjelaskan, gedung tersebut disepakati untuk dijadikan rumah karantina kabupaten.

“Rumah karantina ini diperuntukkan bagi warga masyarakat yang tidak menggunakan masker per 1 Juni 2020 sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 56 Tahun 2020 tentang Penggunaan Masker dan Gelang Identitas dalam Pencegahan Penyebarluasan Covid-19 di Kabupaten Purbalingga. Juga untuk para ODP yang bergelang khusus tetapi berada di luar rumah atau berkeliaran,” tuturnya kepada cyber media lintas24.com usai mengikuti kegiatan penegakan Perbup Nomor 56 Tahun 2020 di Gedung Korpri jalan Mayjend Sungkono, Senin (1 Juni 2020).

Ia menambahkan, Pemkab Purbalingga menjadikan gedung Korpri sebagai rumah karantina agar masyarakat jera serta mematuhi himbauan pemerintah utamanya protokol kesehatan.

“Telah disiapkan fasilitas seperti tempat tidur beserta perlengkapannya, kamar mandi, logistik berupa makan dan minum,” jelasnya

Salah satu yang terpaksa menginap di rumah karantina gedung Korpri Ari Mujiono (37) warga Kalimanah Wetan mengaku tidak memakai masker karena terburu-buru harus mengantar ayam dagangannya.

“Saya lupa tidak pakai masker, terburu-buru karena ada yang ngambil (beli) ayam saya di pasar hewan. Nginap semalam ya nggak apa-apa sih,” ungkapnya polos.

Seperti diberitakan cyber media lintas24.com, sebanyak 10 orang terpaksa di bawa ke rumah karantina di Gedung Korpri. Ke-10 orang ini ditangkap karena tidak memakai masker ketika berada di sekitar pasar hewan Purbalingga

Untuk diketahui, data terakhir kasus Covid-19 di Purbalingga sebanyak 25 orang masih dalam perawatan di rumah sakit.

 

 

 

Comment

Feed Berita