Kenang Leluhur, Warga Kelurahan Nambangan Kidul Gelar Bersih Desa

By: On: Dibaca: dibaca 25.14Rbx
Kenang Leluhur, Warga Kelurahan Nambangan Kidul Gelar Bersih Desa

 

Menghormati leluhur sudah menjadi kewajiban bersama. Seperti yang dilakukan warga Kelurahan Nambangan Kidul. Warga setempat tumplek blek di lapangan Lo Duwur mengelar bersih desa. Selain mengharap berkah, bersih desa digelar untuk mengenang leluhur setempat.

‘’Berdirinya suatu desa atau kelurahan pasti ada sejarah dan tokoh dibaliknya. Kami ingin masyarakat selalu mengenang jasa para pendahulu tersebut. Salah seorangnya mbah Jo Lelo,’’ kata Lurah Nambangan Kidul, Sumarno.

Acara, digelar rutin saban Muharam. Biasanya, menjelang Jumat Legi. Acara bersih dimulai dari semalam atau malam hari sebelum hari pelaksanaan. Warga berkumpul di lapangan untuk tirakad bersama. Warga biasa menyebutnya wungon atau manggulan. Diawali dengan selamatan atau kenduri dan dilanjutkaan melekan alias begadang semalam suntuk. Acara tirakad juga dihibur dengan penampilan seni reog.

‘’Malam tirakat juga kami gunakan untuk evaluasi dan instropeksi diri,’’ ujarnya.

Acara berlanjut pagi harinya. Selamatan kembali digelar. Kali ini berupa tumpeng. Ada sebanyak 17 tumpeng dari warga dan pemkot. Acara memang partisipasi masyarakat dan kelurahan. Tumpeng lantas dimakan bersama. Sumarno menyebut tumpeng merupakan wujud syukur atas berkah yang diberikan. Acara lantas ditutup pagelaran reog. Tidak tanggung-tanggung sebanyak 15 reog yang tampil. Reog iring-iringan keliling kelurahan.

‘’Bersih desa ini diharapkan dapat membersihkan secara lahir dan batin,’’ ungkapnya.

Artinya, kata dia, bersih secara hati dan pikiran juga bersih dalam lingkungan. Warganya rutin menggelar acara kerohanian sebagai wujud pembersihan diri. Mulai yasinan hingga pengajian. Kegiatan kerja bakti juga tak kalah rutin sebagai wujud pembersihan lingkungan. Sumarno mengaku minimal seminggu sekali.

Kegiatan berbuah manis lantaran kelurahannya berhasil merebut juara dua naisonal lomba kelurahan berhasil 2013 lalu. Selain itu, Nambangan Kidul juga pernah menyabet juara lomba Juru Pemantau Jentik (Jumantik) tingkat Kota Madiun.

‘’Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras warga dan berkat pendampingan pemerintah Kota Madiun,’’ ujarnya sembari menyebut berhasil menyabet juara ketiga lomba kelurahan Jumantik tingkat provinsi.(dian mulyawati)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!