by

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Gelar Lomba Desa Aman Covid-19

-Dunia, Update-dibaca 8.49Rb kali | Dibagikan 23 Kali

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemen PDTT), menggemakan kembali semangat menghadapi pandemi Covid-19 dengan mengadakan lomba “Desa Aman Covid-19.

“Tujuan agar masyarakat menyadari pandemi Covid-19 belum berakhir. Ia juga berharap geliat roda ekonomi segera bangkit menyusul inovasi yang dilakukan dari lomba tersebut. Nanti ada insentif bagi yang menang dengan memperhatikan kriteria yang sudah kami terapkan,” kata Menteri PDTT Abdul Halim Iskandar,  pada rapat yang diikuti seluruh pemerintah daerah di Indonesia dan dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri), M. Tito Karnavian secara daring, Senin (10 Agustus 2020).

Abdul Halim Iskandar memaparkan, langkah Desa yang telah dilakukan dalam upaya menangani Covid-19. Sosialisasi hidup sehat, mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan telah dilakukan oleh lebih dari 50 ribu Desa yang berada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Desa juga telah menggelontorlan dana untuk masker walaupun tidak banyak. Makanya kami mendorong gerakan setengah miliar masker untuk warga dan kami libatkan PKK yang ada di Desa untuk membagikan masker lagi,” tegasnya.

Penilaian yang dilakukan akan memerhatikan asas keadilan, misalnya Desa maju akan ditandingkan dengan Desa maju, Desa menuju maju juga akan ditandingkan dengan yang setara, serta Desa yang tertinggal juga ditandingkan dengan Desa yang memiliki kriteria yang sama pula.

“Kami akan adil. Yang maju dengan yang mau dan juga yang tertinggal otomatis head to headnya dengan yang kriterianya sama,” katanya.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Purbalingga diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekertaris Daerah, R. Imam Wahyudi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermasdes) M. Najib dan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Purbalingga, Ny. Anas Sumaryo.

Editor: Rizky Riawan Nursatria. (Mg)

 

Comment

Berita Lainnya