by

Kemendikbud Gagas Lulusan SMK Bakal Bergelar Gelar D2, Adopsi Vokasi Jepang

-Pendidikan, Update-dibaca 4.49Rb kali | Dibagikan 10 Kali

Sinkronisasi pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan jenjang diploma 2 (D2) bakal dilakukan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Mengutip dari laman Kemendikbud, Jumat (18 September 2020), gagasan itu mempertimbangkan pola pendidikan vokasi di Jepang. Nantinya,  dalam program ini memungkinkan siswa SMK bersekolah bahkan selama 4,5 tahun sehingga bisa mendapatkan gelar D2 setelah lulus.

“Jadi SMK dinikahkan massal dengan D2. Seperti SMK di Jepang, SMK lima tahun,” kataDirektur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto

Ia menambahkan,  ketika menempuh pendidikan di jenjang vokasi, siswa dapat menempuh pendidikan hingga jenjang S2 terapan di luar negeri. Meski begitu, program ini bukan berati memperpanjang masa studi di semua SMK hingga lima tahun.

Wikan mengatakan, siswa dapat menentukan pilihan, apakah sampai ke D4 atau bisa sampai ke S2 terapan di Jerman atau di Taiwan dan sebagainya. Wikan meminta para orang tua untuk memberikan kebebasan kepada anaknya dalam menentukan sekolah, termasuk jika anaknya memutuskan melanjutkan pendidikan ke SMK.

Menurutnya, banyak kompetensi yang hadir saat ini seiring dengan pekerjaan baru dan SMK dapat memberikan wadah pembelajaran bagi kompetensi baru tersebut.

“Kalau orang tua anak-anak SMP masih beranggapan bahwa SMK itu masih seperti masa lalu itu salah. Masuk ke SMK itu bisa lanjut ke D4 atau sarjana terapan bisa sampai ke S2 terapan,” tuturnya.

 

 

Comment

Berita Lainnya