by

Kegiatan Belajar Mengajar di Surakarta Dimulai Desember 2020

-Pendidikan, Update-dibaca 734 kali | Dibagikan 48 Kali

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka di Kota Surakarta dimulai paling cepat Desember 2020. Pertimbangan ini berdasarkan saran Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang menyatakan hal serupa. Apalagi, tingkat kematian anak akibat virus Korona atau COVID-19 di Indonesia masih tinggi.

“Saya menginginkan tahun ajaran baru tetap Juli, kegiatan belajar mengajar tetap dari rumah. Paling cepat untuk tetap muka itu Desember 2020. Saya ingin memastikan anak-anak aman saat bersekolah,” tutur Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di Loji Gandrung, Solo, Kamis (4 Juni 2020).

Rudy mengungkapkan, pihaknya masih akan mengevaluasi kebijakan itu sampai sebulan ke depan. Selama itu, pihaknya tetap melakukan persiapan jika akhirnya diputuskan siswa mulai KBM tatap muka Juli.

“Yang penting sekolah menyiapkan sarana prasarananya, seperti tempat cuci tangan, ruangan ditata agar duduknya berjarak, masker anak-anak dan cuci tangan,” katanya.

Ia mengungkapkan, ada  kemungkinan sistem KBM yang bergantian, misalnya sehari ke sekolah, sehari melalui daring. Dia juga mempertimbangkan opsi sistem shift saat belajar di sekolah.

“Kalau sistem shift harus kembali ke enam hari sekolah. Jadi jadwalnya tidak sampai sore,”  katanya.

 

 

Comment

Berita Lainnya