KBO Satlantas Polres Purbalingga IPTU Mahudi – Sukses Menggeluti Budidaya Ikan Gurami dan Patin

By: On: Dibaca: dibaca 85.81Rbx
KBO Satlantas Polres Purbalingga IPTU Mahudi – Sukses Menggeluti Budidaya Ikan Gurami dan Patin

mahudi (1)

Berawal untuk mencukupi kebutuhan gizi protein hewani melalui ikan bagi keluarganya dengan selalu gemar makan ikan setiap harinya. Inspektur Polisi Satu (IPTU) Mahudi, Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polres Purbalingga sukses menggeluti budidaya Ikan Gurami dan Patin.

Mahudi mengakui, tugas sebagai anggota Polri bukalanlah tugas yang mudah, di samping mengabdikan diri kepada negara dan masyarakat seorang anggota Polri juga harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Belum lagi kewajibanya sebagai kepala keluarga, karena  menjadi anggota polisi pasti akan menyita waktu yang banyak dan sedikit sekali waktu untuk keluarga. Namun semua itu bisa di lakukan Mahudi. Tak hanya menjadi anggota polisi dan menjadi kepala keluarga namun juga menjadi pembudidaya ikan yang sukses.

 

mahudi (2)

Disela sela bertugas menjadi anggota Polri, Mahudi berusaha membagi waktunya untuk menambah penghasilan keluarga dengan budidaya ikan air tawar yang digelutinya sejak masih bertugas sebagai  Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di Polsek Bukateja.

Mahudi memiliki dua kolam ikan berukuran lebar 6 meter dan panjang 15 meter di halaman rumahnya di Desa Majasari RT 01 RW 03 Kecamatan Bukateja. Ia menjadikan manajemen usaha dan teknologi yang benar sebagai kunci sukses.

Pasalnya, dengan mempunyai cara yang benar dalam mengelola usaha agar efisien dan efektif akan menghasilkan keuntungan yang optimal. Manajemen tersebut meliputi pengelolaan perkolaman, bisnis dan sumber daya manusia.

“Ini sangat menentukan keberhasilan usaha budi daya seseorang,” kata Mahudi.

Mahudi memilih dua jenis ikan untuk dibudidayakan bukan tanpa alasan, selain mempunyai prospek yang sangat bagus dan bisa menghasilkan nilai jual yang tinggi. Ikan gurame dan ikan patin sangat mudah dan ramah pemeliharaanya,

Ikan Gurami bisa hidup di sembarang tempat dengan syarat ketersediaan air yang cukup untuk mengisi wadah pemeliharaan (kolam). Meskipun begitu, pemilihan lokasi yang tepat untuk memelihara juga perlu diperhatikan.

Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat (lempung-jawa), tidak berporos dan cukup mengandung humus. Jenis tanah tersebut dapat menahan massa air yg besar dan tdk bocor sehingga dapat dibuat  dinding kolam.

“Ikan Gurame dapat tumbuh normal, jika lokasi pemeliharaan selelu menjaga kualitas air yang bersih dan dasar kolam tidak berlumpur, dan tidak terlalu keruh,”ungkap Mahudi.

Sama halnya Ikan Gurame, pemeliharaannya jenis Ikan Patin yang sangat digemari di Indonesia juga sangat mudah, hanya ada satu hal penting yang harus diingat ketika akan menyebarkan bibit-bibit di awal.

Perhatikan kondisi cuaca. tidak disarankan melakukan penyebaran benih pada pergantian musim hujan atau kemarau. Bibit patin sangat sensitif terhadap perubahan suhu dan cuaca dan mudah mati jika ada perubahan suhu mendadak.

Pemberian pakan Ikan Gurame dan Patin dilakukan pagi dan sore hari. Bedanya dengan ikan Gurame yang puas hanya diberi daun senthe serta sisa-sisa bahan makanan di dapur, Ikan Patin termasuk ke dalam jenis ikan pemakan segala (omnivore), ikan ini mempunyai sifat dan kebiasaan menyantap pakan di dasar kolam.

Untuk pakan tambahan dapat diberikan pellet, pakan tambahan dapat diberikan setiap hari, hal ini bertujuan untuk merangsang nafsu makan ikan.

Mahudi mengatakan, ada dua keuntungan dalam berbudidaya ikan kolam ini. Pertama, keluarganya tidak mudah sakit karena sering mengkonsumsi ikan, sebab Ikan merupakan jenis makanan sehat yang rendah lemak jenuh, tinggi protein, dan merupakan sumber penting asam lemak omega 3.

“Manfaat kedua, bisa menambah uang biaya kuliah anak-anak,”ungkap Mahudi.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!