Katasapa Purbalingga Sukses Gelar Teater

By: On: Dibaca: 28,070x
Katasapa Purbalingga Sukses Gelar Teater
pementasan teater "Gendera Nang Ngarep Umah” di GOR Mahesa Jenar Purbalingga, Jumat malam (30 Maret 2018).

Komunitas Teater dan Sastra Perwira (Katasapa) Purbalingga  sukses menggelar pementasan teater bertajuk “Gendera Nang Ngarep Umah” di GOR Mahesa Jenar Purbalingga, Jumat malam (30 Maret 2018).

Ketua Katasapa Purbalingga sekaligus Pimpinan Produksi, Ryan Rachman mengatakan, pementasan ini berkaitan dengan tema Pilkada. “Pertunjukan ini juga sebagai sarana sosialisasi akan digelarnya Pilgub Jateng Juni mendatang. Sekaligus, kami mengharapkan tontonan ini sebagai oase sekaligus pelecut untuk membangkitkan seni teater di tanah perwira ini,”ungkapnya kepada cyber media lintas24.com usai membuka acara pementasan teater.

Ryan menambahkan, pementasan teater ini diperankan aktor yang sudah sering naik panggung diantaranya Trisnanto Budidoyo, Asha Sucita Galuh Larasati, Vandi Romadhon dan Ridho Agung Nugroho. Penata artistik Rone Yuliar serta penata musik Tomo Dalange. Tidak hanya itu, ditampilkan pula kesenian calung dari Grup Calung Bambu Laras Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari dan pantomim oleh Ucil Febrianto dari Kadipaten Pantomim Purbalingga.

“Racikan Sutradara sekaligus penulis naskah, Agustav Triono memiliki kekhasan dari naskah yakni menggunakan dialek dan bahasa Jawa Penginyongan serta diiringi musik calung,”ungkapnya.

Pertunjukan ini didukung oleh KPU Purbalingga dan Polres Purbalingga ini lanjut Ryan, mengangkat kisah keluarga Parmin dan Parman berebut tempat pemasangan bendera partai politiknya masing-masing. Untuk mengakhiri konflik, Ayah Parman dan Parmin yang seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengambil bendera merah putih dan menancapkan bendera tersebut.

“Artinya, bendera merah putih, bendera kebangsaan Indonesia itu yang seharusnya selalu dan terus dipertahankan untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,”ungkap Ryan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Purbalingga, Subeno yang hadir mewakili Bupati menuturkan, Pemkab Purbalingga terus berkomitmen melestarikan budaya asli Indonesia khususnya Purbalingga. Menurutnya, kegiatan berbau budaya seperti uyon-uyon, calung dan sebagainya selalu ditampilkan di acara-acara penting Pemkab.

“Pemkab Purbalingga akan selalu berkomitmen melestarikan bahkan berusaha memajukan kebudayaan asli Purbalingga. Kami ingin regenerasi terus berjalan agar kebudayaan asli Purbalingga tidak punah,” pungkasnya.(mahendra yudhi krisnha)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!