Kasus TK Padamara Dipastikan Naik Status

By: On: Dibaca: 108,557x
Kasus TK Padamara Dipastikan Naik Status

ambrukTKPadamara

Proses penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan pada pembangunan TK Pembina Padamara yang ambruk Februari 2014 lalu menunjukkan progres yang baik. Setelah saksi dari tim ahli teknik sipil menngeluarkan hasil cek dan uji laboratorium, polisi akan secepatnya mengganti status kasus ini menjadi penyidikan.

Kapolres Purbalingga AKBP Anom Setyadji SIK melalui Kasat Rekrim Polres Purbalingga AKP Djunaidi SH mengatakan, berkas tim ahli dari Semarang dan berkas pembangunan sudah dicocokan. Sehingga, secepatnya Polisi akan menaikan status menjadi penyidikan.

“Kita tuntaskan dulu kasus tukar guling tanah banda Desa Dawuhan dan Karanganyar, setelah itu TK Padamara,” terangnya Selasa (26/5).

Namun, Djunedi secara rinci belum ingin mengungkapkan besaran kerugian negara dugaan kasus TK Padamara tersebut. Terkait siapa saja yang terlibat kasus tersebut Djunedi juga belum ingin berkomentar lebih banyak.

“Ada waktunya, secepatnya kasus TK Padamara akan tuntas,” tambahnya.

 

Tim ahli konstruksi, sebelumnya telah mengambil contoh material yang digunakan untuk membangun TK Pembina Padamara. Dari hasil uji laboratorium, diketahui ada kesalahan pada sistem konstruksinya.

Sistemnya konstruksi bangunan itu dinilai sudah salah dari awal. Walau dilakukan secara swakelola, pembangunan dilakukan oleh orang yang tidak profesional. Beberapa material juga ada yang tidak sesuai spek meskipun SNI.

Untuk diketahui, penyidik polres Purbalingga juga telah memanggil 15 orang. Masing- masing dari panitia pembangunan, Dindik Purbalingga termasuk pihak sekolah. Pihak itu dimintai keterangan soal proses pembangunan TK tersebut. Selain itu, polisi juga telah menyita tujuh bendel dokumen meliputi proposal, petunjuk lelang, LPJ pembangunan serta sertifikat lisensi konstruksi baja ringan.

Anggaran yang digunakan dalam pembangunan TK Pembina Padamara Rp 580 juta dan dikerjakan secara swakelola dengan SPMK tertanggal 27 Oktober 2011, serta waktu pelaksanaan mulai 28 November 2011 hingga 28 Februari 2012.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!