Kasdim 0702/Purbalingga, Mayor Inf Saeroji: TNI Berkewajiban Menjaga Keberagaman Untuk Mempertahankan Persatuan dan Kesatuan Bangsa

By: On: Dibaca: dibaca 1.83Rbx
Kasdim 0702/Purbalingga, Mayor Inf Saeroji: TNI Berkewajiban Menjaga Keberagaman Untuk Mempertahankan Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Tugas pokok Tentara Nasional Indonesia (TNI)  adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang  Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Oleh karenanya, TNI mempunyai kewajiban menjaga keberagaman untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa.

Hal tersebut diungkapkan, Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0702/Purbalingga Letkol Inf Yudhi Novrizal melalui Kepala Staf Komando Distrik Militer (Kasdim) 0702/Purbalingga Mayor Inf Saeroji dalam Sarasehan Pembauran Kebangsaan Kabupaten Purbalingga Tahun 2019 yang bertema Persaudaraan Dalam Keberagaman, Selasa malam (19 Nopember 2019).

“TNI sebagai alat negara di bidang pertahanan memiliki tugas yang harus diemban. Sesuai  dengan Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI pasal 7 ayat (1),” tegasnya.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi  yang juga menjadi narasumber memaparkan, Purbalingga adalah daerah yang bisa di bilang penduduknya adalah multi culture heterogen. Selain penduduk asli ada juga penduduk yang berasal dari berbagai suku di luar Purbalingga.

“Seperti yang hadir dalam sarasehan kali ini diantaranya ada paguyuban masyarakat Medan, Minang, Sunda, Madura, keturunan Tionghoa. Intinya, kebhinekaan yang ada menjadi satu dalam wadah warga Purbalingga,” ungkapnya.

Ia berharap, agar masyarakat Purbalingga untuk memahami serta menanamkan di dalam hati dan harus mengamalkan ikrar Sumpah Pemuda 1928. Indonesia pernah di jajah negara asing akan tetapi  rakyat Indonesian yang beraneka ragam bahasa suku dapat bersatu bersatu untuk berjuang melawan penjajah.

“Katakan tidak kepada siapapun yang akan berusaha mengkoyakkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, NKRI adalah  harga mati yang harus diperjuangkan sampai dg titik darah Penghabisan agar Kondusifitas Purbalingga tetap terjaga,” tegas Bupati yang diteruskan membacakan Puisi Bung Karno Ku melihat Indonesia.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!