Kartu Tani dan OTT KPK Jadi Pemicu Kekalahan Ganjar Yasin di Purbalingga

By: On: Dibaca: 46,051x
Kartu Tani dan OTT KPK Jadi Pemicu Kekalahan Ganjar Yasin di Purbalingga

Faktor utama kekalahan Ganjar dan pasangannya Taj Yasin di Purbalingga  adalah program kartu tani yang tidak berjalan di Purbalingga. Ditambah dengan kasus ditangkaptangannya Bupati Tasdi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purbalingga oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat konstelasi politik berubah drastis.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris DPC PDIP Purbalingga, Bambang Irawan kepada cyber media lintas24.com, di kantor secretariat DPC PDI Perjuangan Purbalingga, Rabu 27 Juni 2018

“Sebenarnya, OTT KPK dinilai tidak menjadi pengaruh besar terhadap kekalahan Ganjar-Yasin. Dari analisis kami, suara Ganjar minim di wilayah yang memiliki lahan pertanian luas yang pemilihnya bermata pencaharian sebagai petani. Program kartu tani yang rumit memengaruhi para petani,” katanya.

Kedepan lanjut Bambang Irawan,  PDI Perjuangan harus bergerak cepat dan banyak berbenah dari momentum kekalahan ini. Karena itu, seluruh kader partai terutama yang di PAC didorong untuk semakin dekat dengan masyarakat yang diimbangi dengan program pemerintah lebih berpihak kepada masyarakat.

“Pasti, kita akan terus melakukan evaluasi dan menata kembali program-program yang lebih berpihak kepada masyarakat,”ungkapnya.

Seperti diberitakan oleh cyber media lints24.com kemarin, hasil Desk Pilkada Pemkab Purbalingga Pasangan Ganjar-Yasin kalah terpaut 48 suara. Pasangan nomor urut 1 meraih suara 242.478, sedangkan Sudirman-Ida meraih 242.526 suara. Dari DPT 736.276 pemilih, warga yang datang ke TPS 505.156 pemilih dan surat suara yang tidak sah 20.152 lembar

Sedangkan dari hasil input C1 menggunakan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga, Rabu (27 Juni 2018) pasangan Ganjar-Yasin mendapatkan 241.963 suara. Sedangkan pasangan Sudirman Said – Ida Fauziah merengkuh 242.361 suara.

Untuk diketahui, dari hitung cepat KPU dan Desk Pilkada Kabupaten Purbalingga, pasangan nomor 1 kalah di Kecamatan Kemangkon, Bukateja, Kejobong, Kaligondang, Kalimanah, Kutasari dan Bojongsari. Meraih kemenang an di Kecamatan Purbalingga, Kertanegara, Karangjambu, Pengadegan, Padamara, Rembang, Karangmoncol, Karanganyar, Karangreja, Bobotsari, Mrebet.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!