by

Karangreja dan Karangjambu Purbalingga Disiapkan Jadi Pemasok Kopi Arabica di Indonesia

-Dunia, Update-dibaca 15.86Rb kali | Dibagikan 140 Kali

Kecamatan Karangreja dan Karangjambu di Kabupaten Purbalingga disiapkan untuk menjadi pemasok kopi Arabica di Indonesia. Pasalnya, komoditas kopi merupakan salah satu jenis usaha pertanian yang saat ini sedang digalakkan. Bahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memfasilitasi berdirinya komunitas kopi yang dimotori kaum muda.

Baca Juga: Puspahastama Purbalingga Lirik Kopi Untuk Komoditi Usaha

Baca Juga: Kopi Wine Jadi Produk Potensial Andalan Purbalingga

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Suryo Banendro mengatakan, Pemprov Jawa Tengah sangat berkomitmen terhadap pembangunan salah satunya dalam bidang pertanian dan perkebunan.

Baca Juga: Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi Siapkan Destinasi Wisata Edukasi Kopi di Dusun Gunung Malang

Baca Juga: “Ngendong Kopi” Ala Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi

“Saat ini di Jawa Tengah masing-masing memiliki ciri khas kopi tersendiri. Kopi ini bukan hanya masalah rasa, tetapi menjadi budaya sosial terkait dengan style gaya hidup anak muda. Kami juga akan memfasilitasi komunitas kopi semacam koperasi di Temanggung untuk membuka café,” tuturnya saat penanaman bibit kopi di lahan milik perhutani kompleks wisata Greenlandfern bersama Pjs Bupati Purbalingga Sarwa Pramana dalam rangka  Hari Pangan Sedunia, Jumat (16 Oktober 2020).

Baca Juga: Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi Ingin Masyarakat Minum Kopi Asli Purbalingga

Baca Juga: Johari Effendi – Minum Kopi Adalah Pengalaman

Ia mengungkapkan, bibit kopi yang diberikan bagi warga Kutabawa Kecamatan Karangreja merupakan kopi Arabika. Pemilihan bibit kopi Arabika dianggap yang paling cocok karena kopi Arabika dapat hidup subur pada ketinggian diatas 800mdpl, sedangkan desa Kutabawa sendiri memiliki ketinggan 1640mdpl.

“Bibit kopi jenis arabika yang ditanam merupakan bantuan dari Pemprov Jawa Tengah. Bantuan bibit kopi sebanyak 5425 batang, diserahkan untuk masyarakat sekitar hutan di wilayah Kabupaten Purbalingga. Bantuan bibit kopi tersebut dibagikan untuk lima desa di dua kecamatan, empat desa di Kecamatan Karangreja dan satu desa di Kecamatan Karangjambu,” ungkapnya.

Pjs Bupati Purbalingga Sarwa Pramana berharap, bibit pohon kopi ini dapat dipelihara dengan baik oleh petani setempat. Pasalnya pohon kopi tersebut akan dapat dipanen dalam usia yang relatif pendek yakni 3,5 tahun.

“Dalam tiga setengah tahun ke depan petani setempat sudah dapat menikmati hasilnya. Saya ingin menjumpai berkembangnya cafe-cafe dihamparan terbuka seperti di kawasan Greenlandfern ini dan bisa mensejahterakan lingkungan sekitar. Saya juga minta Perhutani untuk membantu menjaga kelestarian lingkungan di Desa Kutabawa dan sekitar Gunung Slamet.

 

 

Comment

Berita Lainnya