Menu
Media Online Terpercaya

Kapolresta Banyumas Kombes Firman L Hakim: Upaya terakhir “ultimum remedium” secara tegas dan profesional

  • Share
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Firman L Hakim
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Firman L Hakim

Laksanakan penegakan hukum sebagai upaya terakhir “ultimum remedium” secara tegas dan profesional terhadap pelanggar protokol kesehatan yang sudah berulang kali serta oknum oknum masyarakat yang menimbulkan dampak negatif kesehatan secara luas dan menciptakan klaster baru Covid-19

Hal itu diungkapkan Kapolresta Banyumas Kombes Pol Firman L Hakim saat Apel gelar pasukan tersebut sebagai pengecekan ahir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2021 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1442 Hijriah di halaman apel Mapolresta Banyumas, Rabu (5 Mei 2021).

“Tujuannya adalah masyarakat dapat meratakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman serta terhindar dari Covid 19,“ tutur Kapolresta Banyumas.

Ia menyampaikan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda dan mitra kamtibmas lainnya.

Operasi Ketupat Candi 2021 akan dilaksanakan selama 12 hari, mulai dari tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021.

“Semangat yang ingin saya tanamkan dalam Operasi Ketupat Candi 2021 adalah upaya Polri dalam mencegah penyebaran Covid-19 melalui penyekatan dan penegakan terhadap protokol kesehatan. Prioritaskan langkah langkah preemtif dan preventif secara humanis, sehingga masyarakat betul betul mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Kapolresta Banyumas menekankan kepada para personil untuk siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME.

“Tetaplah menjadi teladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih, pastikan petugas frontliner telah melaksanakan program vaksinasi sebanyak 2 kali”, katannya.

 

 

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *