by

Kantongi 239 Suara, HM Hanafi Terpilih Jadi Ketua DPD PAN Cilacap

-Politik-dibaca 121.72Rb kali | Dibagikan 87 Kali

Musda IV PAN 02Musda IV PAN 07Musda IV PAN 14

CILACAP – Perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) IV Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasonal (PAN) Kabupaten Cilacap untuk menentukan formatur baru di partai berlambang matahari terbit itu berlangsung meriah. Sebab, perhelatan ini dilaksanakan dengan kemasan berbeda dari musda-musda sebelumnya.

Ketua Panitia Pelaksana Arman Sumarman mengatakan, peserta musda kali ini berjumlah 341 orang dari seluruh DPC di Kabupaten Cilacap, dan mereka-lah yang berwenang memilih tim formatur yang berjumlah 12 orang.

Musda keempat ini digelar di Gedung Graha Pemuda Bercahaya, Jalan Jenderal Soedirman Cilacap, Minggu (10/1) pukul 11.00.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji beserta para kepala SKPD di jajaran Pemkab Cilacap, para Anggota DPRD Kabupaten Cilacap, para pimpinan partai politik, ormas, LSM, dan OKP.

Yang berbeda dari musda kali ini adalah hadirnya para senior partai.

Juga hadir Ketua POK DPW PAN Jawa Tengah, Jayus MM beserta rombongan. Total peserta musda sekitar 400 orang.

“Sekarang kami melakukan perhelatan musda yang keempat juga diramaikan Majelis Pertimbangan Partai, dan pengurus DPD PAN beserta peserta, mulai DPD, DPC, DPRT. Ketua POK DPW PAN Jawa Tengah Jayus MS berkenan memberi sambutan,” tuturnya.

Sebagai hiburan, ditampilkan grup paduan suara dari Barisan Muda PAN dan Garda Muda Nasional yang sebelumnya menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars PAN, dan Hymne PAN. Tak lupa penampilan organisasi otonom PAN yakni Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Kabupaten Cilacap.

Kegiatan musda kali ini merupakan musyawarah dari kader partai untuk memilih kepengurusan baru.

Terkait bakal calon ketua DPD, dipilih melalui 12 nama yang telah ditetapkan sebagai tim formatur, yaitu Aang Hartadi, H Ahmad Zaenal Abidin, Arman Sumarman, Barokatul Anam ST, H Dahri Rachman, Imam Fauzi, H Kamaludin, Drs Mardiyanto, H Muhammad Hanafi SSos, H Muharno SE, Rubito Sukarso, dan H Supangat Widodo SSos.

Namun, menjelang pemilihan tim formatur, tiga kandidat menyatakan mengundurkan diri dengan alasan supaya pemilihan berjalan lancar dan efektif, serta tetap mengedepankan amar ma’ruf nahi munkar.

Mereka yang mengundurkan diri adalah Aang Hartadi, H Dahri Rachman, dan H Kamaludin.

Pola pemilihan ketua DPD yang berbeda dengan pemilihan sebelumnya, dimana menggunakan sistem formatur, nama yang muncul akan bermusyawarah untuk memilih ketua, sekretaris, dan bendahara DPD.

Dari kesembilan nama yang tetap berjuang hingga pemilihan, nama H Muhammad Hanafi menempati posisi teratas dengan 239 suara (dari 338 suara), disusul Imam Fauzi di posisi kedua dengan 209 suara. Sedangkan H Ahmad Zaenal Abidin dan Supangat Widodo SSos menempati posisi 3 dan 4 dengan sama-sama mengantongi suara 197.

Akhirnya, setelah ditentukan empat kandidat teratas plus satu orang formatur dari DPW PAN Jateng melakukan rapat tertutup di ruang transit, H Muhammad Hanafi ditetapkan sebagai ketua tim formatur sekaligus ketua DPD PAN Cilacap yang baru.

“Selama saya mengikuti musda pertama hingga keempat, inilah musda yang paling meriah dan paling rapi, tertib, dan demokratis,” kata Hanafi saat memberikan pidato.

Usai acara, kepada Lintas24.com, Jayus MM mengatakan, pemilihan kali ini sudah sesuai dengan konstitusi, kondusif, dan efektif.

“Pelaksanaan demokrasi yang diamanatkan oleh PAN untuk menumbuhkan proses demokrasi kita sederhanakan,” ucapnya.

Perwakilan yang memilih empat kandidat itu adalah perwakilan untuk menentukan ketua DPD. Dan hasil kesepakatan setelah mengalami deadlock, akhirnya diambilalih oleh DPW dan sepakat bahwa ketua MPP-nya adalah Mustholih SIP dan ketua DPD-nya HM Hanafi.

Tentang persiapan Pemilukada 2017, menurut Jayus, DPW PAN Jateng sudah membentuk desk Pilkada dengan proses dan mekanisme tersendiri.

Harapannya, untuk pengurus baru adalah peningkatan kinerja.

“Kelemahan kita kan pada pengelolaan partai kaitannya dengan SDM yang ada. Jadi jangan sampai kader di struktural itu banyak tapi tidak kaya fungsi,” jelasnya.

Yang diinginkan, kata Jayus, adalah struktural itu miskin struktur tapi kaya fungsi. “Jadi ora nggedabyah. Kalau nggedabyah ya percuma,” kritiknya.

Ditanya evaluasi selama lima tahun, dia menandaskan bahwa PAN perolehan suaranya naik, tapi kursinya tetap.

“Berarti penataan caleg di masing-masing dapil kurang cermat,” tegas Ketua Pengelolaan Organisasi Keanggotaan (POK) DPW PAN Jateng itu.

Sementara itu, ketua DPD PAN Cilacap terpilih, HM Hanafi mengungkapkan bahwa musda kali ini sangat bergairah, luar biasa, sangat tertib, aman, dan insya Allah kepengurusan ke depan akan lebih bergairah lagi.

Ditanya apakah akan ramping atau tetap banyak, Hanafi menandaskan sesuai kebutuhan dan ada juklak dari DPP.

Tentang kabar adanya dualisme di tubuh PAN Cilacap dimana para pengurus dan anggota tua condong ke pihaknya dan pengurus muda condong ke Muharno (ketua DPD PAN lama), Hanafi langsung menampiknya.

“Wah, itu nggak ada. Ngawur itu,” tegasnya, seraya menjamin bahwa kepengurusan yang akan datang akan lebih bagus lagi. (estanto)

Comment

Berita Lainnya