by

Kampanye Pilkada Purbalingga Melalui Medsos Belum Efektif

-Politik, Update-dibaca 16.29Rb kali | Dibagikan 97 Kali

Penggunaan media sosial (medsos) untuk kampaye oleh Pasangan Calon (paslon) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Purbalingga dinilai belum efektif. Akun resmi tim pemenangan, relawan, nyaris tidak terlalu aktif. Justru akun fake, buzzer dan lainnya secara personal yang bertebaran.

“Rata-rata justru tidak memberikan unggahan yang mendidik atau positif. Justru unggahan yang ada kadang saling serang dan tidak ada pendidikan politik samasekali,” tutur Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) , Indaru Setyonurprojo, Senin (19 Oktober 2020)

Menurutnya, banyaknya unggahan di sosmed seperti facebook, instagram dan sejenisnya yang bukan akun resmi, justru menyulitkan pengawasan jajaran Bawaslu. Karena siapa yang diawasi akan sangat banyak dan yang akun resmi paslon justru seakan adem ayem.

“Kalau diteruskan, efeknya tidak baik. Karena hanya saling menghujat, menjelekkan dan akhirnya hanya bisa dilihat siapa mendukung siapa dan paling banyak sesuai keinginan akun pengunggah bersangkutan,” tambahnya.

Untuk diketahui, Paslon yang akan mengikuti Pilkada Purbalingga 2020, telah menyerahkan akun media sosial untuk berkampanye. Masing-masing mendaftarkan 11 akun medsos untuk berkampanye dalam media sosial atau daring.

Untuk pasangan nomor urut satu Muhammad Sulhan Fauzi – Zaini Makarim adalah akun facebook Mas Oji Kang Zaini 2020, Lakone Anyar Kabeh Gemebyar, Mas Oji Kang Zaini, Relawan MasOji PurbalinggaMaju, Bareskrim Oji-Jeni. Akun Instagram @Masojikangzaeni2020, @Masoji_Kangzaini, @Bareskrim Oji-Jeni, @zaini_makarimcenter, Youtube Masojikangzaini2020 dan Twitter masoji2020,” tambahnya.

Kemudian paslon nomor urut dua, Dyah Hayuning Pratiwi – Sudono mendaftarkan tujuh akun medsos Facebook. Yakni, Tiwi Dono (www.Facebook.com/bu.tiwi.9421), Tiwi Dono, Tiwi Dono Menang, Demi Purbalingga, Nomor Dua, Mas Eddy dan Teguh Purwanto.Serta, akun Youtube Tiwi Dono Chanel. Akun Instagram @tiwidono. Website: www.tiwidono.com dan akun twitter @dyah_h_pratiwi,” lanjutnya.

Akun-akun yang didaftarkan paslon dalam BC4-KWK ini adalah yang sah dalam melakukan kampanye dan sosialisasi secara daring.

Comment

Berita Lainnya