by

Kamabicab Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi Jadi Pembina Upacara Daring Hari Pramuka

-Pendidikan, Update-dibaca 6.46Rb kali | Dibagikan 28 Kali

Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Purbalingga menyelanggarakan Upacara Peringatan Hari Pramuka ke 59 tahun. Upacara tahun ini yang dilaksanakan di Pendopo Dipokusumo, Sabtu (29 Agustus 2020) memang berbeda dengan tahun lalu.

Peserta terbagi menjadi dua, yakni ada yang mengikuti luar jaringan (luring) dan dalam jaringan (daring) dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 secara ketat. Peserta upacara juga dibatasi sebanyak 45 orang dan hanya berlangsung 30 menit. Upacara ini juga diikuti oleh 18 Kwartir Ranting (Kwaran), pengurus DKC, dan anggota Pramuka di Purbalingga melalui zoom meeting

Pembina Upacara, Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan,  untuk tahun ini, tema hari Pramuka adalah ”Peran Gerakan Pramuka ikut membantu dalam penanggulangan bencana Covid-19 dan Bela Negara”. Tema ini juga menjadi tema utama seluruh aktivitas dan kegiatan Gerakan Pramuka pada tahun 2020 ini.

“Hal ini sebagai perwujudan dari semangat para Pramuka untuk ikut membantu menanggulangi bencana Covid-19 yang sampai saat ini masih menjadi masalah besar bagi bangsa indonesia, bahkan diseluruh dunia juga mengalaminya,” ungkapnya.

Itulah sebabnya lanjut Dyah Hayuning Pratiwi yang juga Bupati Purbalingga, sejak terjadinya wabah Covid-19 yang telah melanda negara kita, Gerakan Pramuka selalu tanggap dan mengambil bagian dalam upaya penanggulangannya. Dimulai dari hal-hal kecil bagi anggota pramuka itu sendiri, serta mematuhi protokol kesehatan yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

“Para pramuka juga ikut membagikan masker, bantuan sembako, sampai aktif pula dalam gerakan melakukan penyemprotan desinfektan maupun kegiatan lainnya yang dibutuhkan dalam membantu menanggulangi wabah Covid-19,” ungkapnya

Ia berpesan, Jadilah Pramuka yang mampu mengubah hambatan menjadi peluang, Semoga Tuhan selalu memberi kita jalan agar pandemi ini segera berakhir.

“Janganlah berpangku tangan, janganlah menyerah pada keadaan. Mari jadikan pramuka sebagai organisasi pendidikan yang berusaha membawa kaum muda indonesia ke masa depan yang lebih cerah,” ungkapnya.

Ketua Kwarcab Purbalingga Subeno mengungkapkan, saat wilayah purbalingga mengalami pandemi Covid-19, Kwarcab Pramuka bergabung bersama tim perbatasan pos Covid-19 di beberapa pintu masuk menuju Purbalingga, pembagian masker, bantuan bahan kebutuhan pokok bagi lingkungan yang terdampak, melakukan penyemprotan desinfektan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kabupaten Purbalingga maupun swadaya di beberapa tempat termasuk sekolah-sekolah.

“Satu minggu yang lalu, Kakak Dyah Hayuning Pratiwi melepas petugas dari Kwarcab Purbalingga untuk membagikan masker gratis bersama Badan Narkoba Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI dan mengedukasi masyarakat bersama Satuan Lalu Lintas Polres Purbalingga dengan menampilkan wayang Pramuka dan wayang Polisi,” ungkapnya

 

 

Comment

Berita Lainnya