Kali Kedua, Trofi Raksaniyata Diraih Cilacap

By: On: Dibaca: dibaca 174.13Rbx
Kali Kedua, Trofi Raksaniyata Diraih Cilacap

Karena dinilai memiliki kinerja yang sangat baik dalam pelaksanaan konservasi kawasan berfungsi lindung, pengendalian kerusakan lingkungan, dan pengendalian perubahan iklim, Trofi Raksaniyata kembali diraih Kabupaten Cilacap untuk kedua kalinya bersama delapan kabupaten lain di seluruh Indonesia.

Penyerahan trofi dalam program Menuju Indonesia Hijau (MIH) itu dilakukan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan diterima oleh Wakil Bupati Cilacap Akhmad Edi Susanto pada peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) di Jakarta belum lama ini.

Tahun ini merupakan kali kedua Cilacap memperoleh trofi tersebut, karena sebelumnya pada 2013 lalu, Cilacap juga meriah trofi tersebut.

Sembilan kabupaten penerima Trofi Raksaniyata tahun 2014 ini, yakni Kabupaten Sumbawa (Nusa Tenggara Barat), Ciamis (Jawa Barat), Deli Serdang (Sumatera Utara), Banggai Kepulauan (Sulawesi Tengah), Gowa (Sulawesi Selatan), Bulukumba (Sulawesi Selatan), Majene (Sulawesi Barat), Kepulauan Sangihe (Sulawesi Utara), dan Cilacap (Jawa Tengah).

Selain trofi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga memberikan Piagam Raksaniyata dengan predikat baik kepada sebelas kabupaten di Indonesia.

Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap Adjar Mugiono, Pemkab Cilacap berkomitmen untuk terus memelihara fungsi lingkungan dengan mengoptimalkan peran pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Komitmen ini ditujukan pada pelaksanaan konservasi kawasan berfungsi lindung, pengendalian kerusakan lingkungan, dan pengendalian perubahan iklim,” katanya kepada lintas24.com.

Terkait diraihnya Trofi Raksaniyata, Adjar mengungkapkan, Pemkab Cilacap juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, khususnya para pelaku usaha melalui kegiatan CSR dan seluruh komponen masyarakat yang telah mendukung peningkatan tutupan vegetasi dan penanaman pohon di wilayah Kabupaten Cilacap.

Ruang lingkup penilaian Raksaniyata meliputi sejumlah aspek, di antaranya aspek fisik dengan parameter tutupan vegetasi dan keanekaragaman hayati, aspek manajemen meliputi pendanaan, kelembagaan, kebijakan, program, dan kegiatan, aspek peran serta masyarakat meliputi kearifan lokal, masyarakat, dan dunia usaha peduli lingkungan, serta aspek program dan kegiatan plus yang meliputi taman keanekaragaman hayati, perlindungan mata air, inventarisasi sumber emisi gas rumah kaca, kajian risiko adaptasi perubahan iklim, dan pemulihan kerusakan pesisir.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!