by

Kabupaten Purwakarta Sudah Bisa Masuk Kriteria Zona Merah Covid-19  

-Nusantara, Update-dibaca 9.38Rb kali | Dibagikan 104 Kali

Kabupaten Purwakarta sudah dapat disebut zona merah penyebaran virus corona. Pasalnya, sudah terjadi kasus penularan transmisi lokal. Hal itu masuk kriteria zona merah sesuai yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

“Saat ini Purwakarta sudah bisa disebut zona merah, kalau menurut aturan WHO. Meski kami belum menetapkannya dan memang dalam aturannya tidak ada penetapan,” tutur Sekda Purwakarta Iyus Permana Sabtu (18 April 2020).

Ia menyebut,  kasus transmisi lokal adalah adanya penyebaran virus yang terjadi antara masyarakat setempat dengan masyarakat setempat lainnya. Sementara itu, pada kasus pertama terkonfirmasi positif Covid-19 di Purwakarta yang pasiennya baru pulang melaksanakan ibadah umrah, itu termasuk pada kategori impor.

“Untuk kasus transmisi lokal sudah terjadi di dua kecamatan di Purwakarta saat ini,” kata Iyus.

Ia mengungkapkan, terkait penetapan zona merah, hanya dapat dilakukan pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di tingkat Provinsi. Saat ini, Tim Satgassus Penyebaran Covid-19 Purwakarta segera melaporkan jika penyebaran secara transmisi lokal telah terjadi di Purwakarta.

“Sehingga nanti dari pihak BNPB atau Gubernur yang dapat melakukan penetapan zona merah ini,” kata dia.

Iyus mengimbau warga tetap waspada dan jangan panik terkait kondisi saat ini. Penanganan terus dilakukan pemerintah untuk meminimalisasi penyebaran virus berbahaya tersebut.

“Pakai masker kalau terpaksa keluar rumah dan menerapkan physical distancing, jaga jarak aman serta tetap patuhi imbauan Pemerintah,” ujar Iyus.

Terpisah,  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Purwakarta Jhon Dien mengaku akan segera menetapkan aturan hukum pada pelaksanaan ibadah, termasuk pada pelaksanaan ibadah salat Jumat.

“Ya kami sudah menerima kabar dari Bupati dan timnya, dan jika memang sudah zona merah maka dilihat dari hukumnya sudah kuat atau memenuhi syarat untuk melakukan salat Jumat diganti dengan salat Zuhur di rumah masing-masing,” kata dia.

 

 

Comment

Berita Lainnya