by

Kabupaten Pemalang Kembali Buka Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan

-Update, Wisata-dibaca 35.16Rb kali | Dibagikan 326 Kali

Salah satu sektor yang paling terdampak dengan adanya Covid-19 adalah pariwisata. pada awal musim pandemi hampir sekitar 3-4 bulan seluruh objek wisata terpaksa ditutup total untuk memutus mata rantai penyebaran virus.

Namun, kini Pemerintah Kabupaten Pemalang sudah mengizinkan sejumlah tempat wisata untuk beroperasi dalam rangka menggeliatkan perekonomian. Sedang syarat utamanya harus menerapkan protokol kesehatan dalam pengoperasiannya.

Bentuk dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Pemalang antara lain terlihat saat Bupati Pemalang Junaedi melakukan kunjungan ke objek wisata baru yang tengah naik daun, yakni Igir Kandang di Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati meminta agar wisatawan dan pengelola tetap mematuhi protokol kesehatan, karena memang pandemi belum berlalu. Bahkan, secara tegas saat menemui seorang wisatawan yang tidak menggunakan masker, langsung ia tegur, kemudian diberi masker.

”Igir Kandang Clekatakan Pulosari, merupakan tempat wisata baru yang menawarkan pemandangan alami dengan view 360 derajat, sehingga bisa memandang ke segala arah karena berada di puncak bukit dengan latar belakang Gunung Slamet, silakan berkunjung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Bupati.

Igir kandang sendiri saat ini menjadi viral, karena merupakan objek wisata alami di ketinggian. Dari puncaknya bisa melihat berbagai pemandangan, bahkan pada waktu tertentu kita justru berada lebih tinggi dari awan.

Pengelola pun tidak hanya membuka wisata pada siang hari, karena bagi wisatawan yang ingin menikmati taburan bintang di langit dan gemerlap lampu perkotaan, bisa menyewa tenda untuk bermalam yang sudah disediakan. Harga tiketnya pun amat terjangkau karena hanya Rp 3.000.

Igir Kandang Clekatakan, awalnya merupakan gundukan tanah yang tidak produktif, yaitu ladang milik desa seluas kurang lebih 8.5 hektar. Namun seiring booming-nya objek wisata bertemakan alam, mulai tahun 2019 spot ini oleh pihak desa kemudian diolah dan ditata menjadi hamparan lapang di puncak bukit. Sehingga, pengunjung bisa melihat sekeliling karena merupakan puncak tertinggi. Tak mengherankan, disebut memiliki view 360 derajat.

Untuk menuju Igir Kadang,  bisa diawal dari jalur Pemalang-Purbalingga dengan mengambil arah Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari. Tepatnya, menuju jalur pendakian dan tinggal mengikuti papan petunjuk, karena sudah tidak jauh lagi.

Sementara itu bagi yang datang dari Purbalingga, silakan menuju Desa Kutabawa, Desa Karangreja. Jika sampai di Pasar Kutabawa, silakan menuju ke utara sekitar 500 meter. Akan  menjumpai sebuah pertigaan (setelah jembatan dan  makam), belok ke kiri, dan ikuti jalan tersebut akan sampai di lokasi.

Benowo Park

Selain Igir Kandang, objek wisata Pantai Widuri maupun Benowo Park di Desa Penggarit, Kecamatan Taman, juga sudah dioperasionalkan. Bahkan, khusus objek wisata terakhir ini sudah ditetapkan Polres Pemalang menjadi objek wisata Siaga Candi, dengan harapan menjadi salah satu tempat wisata percontohan dalam penerapan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Menurut Kepala Desa Penggarit, Imam Wibowo, di objek wisata Benowo Park, setidaknya ada 42 kepala keluarga dan belasan karyawan yang menggantungkan hidupnya dari tempat wisata ini. Sehingga, dengan adanya penutupan kegiatan selama kurang lebih 3 sampai 4 bulan lalu, sangat mengganggu perekonian warga.

 

Comment

Berita Lainnya