by

Ka Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Tengah, Siti Atikoh Minta Pramuka Harus Miliki Jiwa Kepemimpinan dan Adaptif

-Pendidikan, Update-dibaca 3.68Rb kali | Dibagikan 7 Kali

Ketua Kwartir Daerah (Ka Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Jawa Tengah, Siti Atikoh, berharap anggota pramuka penegak dan pandega dapat mengembangkan keterampilan. Sehingga, ilmu yang diperoleh dari kegiatan tersebut bisa berguna pada kehidupan bermasyarakat.

“Nanti jika adik-adik dan kakak-kakak ini berkecimpung di dunia pekerjaan apapun, seperti di perusahaan dan sebagainya, pasti dibutuhkan jiwa-jiwa kepemimpinan atau leadership,” ungkap Atikoh saat membuka Latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK) ke-27 Kwarda Jateng, yang digelar secara daring melalui aplikasi Zoom, dari Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah, Jumat (18 September 2020).

Menurutnya, kader pramuka Jawa Tengah sudah berjalan di rel adaptasi yang benar. Banyaknya kegiatan yang seharusnya dilakukan tatap muka diganti dengan pertemuan daring.

“Pramuka adalah organisasi yang siap beradaptasi dengan kondisi apapun. Meskipun organisasi lama konvensional tapi cepat melebur ketika ada perubahan. Walaupun perubahan dadakan tidak dipersiapkan, seperti sekarang ini (pandemi Covid-19),” katanya

Ia menyebut, setiap anggota pramuka sebetulnya telah diberi banyak bekal untuk menjalani hidup. Melalui pelatihan seperti ini, diharapkan bekal tersebut dapat dimaksimalkan.

Ketua Penyelenggara LPK ke-27, Riki mengatakan, agenda tersebut dilakukan secara daring, yang diikuti sekitar 205 orang. Pelaksanaannya mulai 18 September hingga 4 Oktober 2020.

“Kegiatan ini bertujuan memupuk keilmuan, mengasah ketrampilan kakak-kakak penegak dan pandega, untuk mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin bangsa,” katanya.

Comment

Berita Lainnya